Andi Harun Wujudkan Bantuan Nyata Pemkot, Pembangunan Aspol Samarinda Capai 71 Persen

oleh -
oleh
Groundbreaking yang digelar Sabtu (17/5/2025) di Jalan Gelatik ini menandai kolaborasi besar antara Pemkot Samarinda dan institusi kepolisian/ist

PUBLIKKALTIM.COM – Pemerintah Kota Samarinda berhasil melakukan efisiensi anggaran dalam proyek pembangunan Asrama Polisi (Aspol) di Jalan Gelatik, Kecamatan Sungai Pinang.

Meski dana proyek berkurang sekitar Rp 4,8 miliar, pelaksanaan pembangunan tetap berjalan optimal dan kini telah mencapai 71 persen.

“Progres saat ini sudah mencapai 71 persen di per 7 Oktober sekarang,” kata Tim leader proyek, Febry Tampaty, S.T.

Febry Tampaty menjelaskan bahwa total anggaran awal pembangunan Aspol Samarinda sebesar Rp 54 miliar. Namun, adanya kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat menyebabkan penyesuaian nilai anggaran tanpa mengubah target dan kualitas pembangunan.

“Total anggaran awal itu Rp 54 miliar. Kemudian karena ada efisiensi dari pusat, jadi berkurang sekitar Rp 4,8 miliar,” ujar Febry saat ditemui di lokasi pembangunan, Senin (7/10).

Menurut Febry, pengurangan anggaran tersebut tidak mempengaruhi progres fisik proyek. Hingga awal Oktober, pekerjaan konstruksi sudah mencapai 71 persen dan masih sesuai dengan jadwal

Pembangunan Aspol ini mencakup 31 unit rumah untuk bintara, 9 unit rumah untuk perwira, sebuah aula, serta fasilitas pendukung lainnya, seperti masjid dan kolam resapan di dua titik.

“Asrama ini sebagai tempat tinggal yang mungkin dulunya sudah kurang layak,” ujar Febry.

Ia menyebut salah satu yang menjadi tantangan utama dalam proses pembangunan adalah cuaca yang sering tidak menentu di Samarinda.

BERITA LAINNYA :  Mewujudkan Pelayanan yang Prima, DPRD Samarinda Berharap Disdukcapil Pertahankan Kinerja

“Untuk mengantisipasi hal tersebut, kami mengatur jadwal lembur agar progres pembangunan tidak terhambat,” pungkasnya.

Pembangunan Aspol dimulai sejak peletakan batu pertama (groundbreaking) oleh Kapolri Jenderal  Listyo Sigit Prabowo pada 17 Mei 2025.

Dalam kesempatan itu, Kapolri menegaskan pentingnya sinergi antara Polri, TNI, dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus meningkatkan kesejahteraan aparat di daerah.

“Sinergi yang terjalin ini sangat baik. Kita barusan menyerahkan bantuan sembako bersama TNI dan sejumlah komunitas masyarakat sebagai bentuk dukungan terhadap stabilitas keamanan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Kapolri kala itu.

Dengan progres yang sudah mencapai 71 persen, proyek Aspol Samarinda diharapkan selesai sesuai rencana dan segera dapat ditempati.

Kehadiran fasilitas baru ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat sinergi lintas lembaga sekaligus meningkatkan semangat pengabdian aparat kepolisian di Kota Tepian

(Redaksi)

 

1.001 Tayangan