Beri Persetujuan Pengadaan Mebeler Baru untuk Kelurahan, Ini Pesan Wali Kota Andi Harun

oleh -
oleh
Wali Kota Samarinda Andi Harun/Ist

PUBLIKKALTIM.COM – Wali Kota Samarinda Andi Harun memberikan persetujuannya terhadap pengadaan mebeler baru untuk gedung-gedung kelurahan yang telah selesai dibangun pada tahun 2023.

Keputusan ini disampaikan dalam rapat yang digelar di Balai Kota Samarinda, Selasa (23/4/2024).

Dalam rapat tersebut, disampaikan bahwa ada berbagai model mebeler yang akan digunakan di Kelurahan Baqa, Bugis, dan kelurahan lainnya.

Andi Harun menyambut baik presentasi tersebut dan memberikan persetujuannya untuk segera dilakukan pengadaan mebeler.

“Setelah gedungnya selesai, kita membutuhkan mebeler yang sesuai. BPKAD telah mempresentasikan model-model yang akan kita gunakan, dan saya telah menyetujui agar segera dilengkapi,” ujar Andi Harun.

Selain membahas pengadaan mebeler, Andi Harun juga menekankan pentingnya pemantauan mingguan untuk memastikan bahwa proyek-proyek tersebut tidak stagnan dan dapat segera dinikmati oleh masyarakat.

“Kita harus melihat satu per satu bottleneck atau kendala, terutama yang berkaitan dengan jalan dan pengendalian banjir, untuk memastikan bahwa setiap minggunya berprogres dengan baik,” jelasnya.

Ia berharap bahwa dengan penyelesaian masalah sosial ini, pekerjaan infrastruktur dapat berjalan lancar dan segera memberikan manfaat bagi warga Kota Samarinda.

BERITA LAINNYA :  Respons Mahfud MD, Komnas HAM: Kami Bekerja Objektif Sesuai Fakta

Pihaknya berkomitmen tidak hanya memberikan arahan tetapi juga secara aktif mengecek pekerjaan yang telah diarahkan.

“Saya tidak hanya mendengar dan memberikan perintah, tapi juga memastikan pekerjaan dicek. Ini penting, terutama dalam kegiatan yang berhubungan dengan pelayanan kepada masyarakat,” tuturnya.

Selain membahas pengadaan mebeler, orang nomor satu di kota Samarinda ini juga memaparkan progres kegiatan di bidang pertanahan dan pengendalian banjir.

Ia menyebutkan bahwa terdapat beberapa proyek yang telah mencapai 75 persen, 90 persen, bahkan 100 persen.

“Ada progres yang sudah mencapai 75, 90, bahkan 100 persen. Saya rutin memantau dan memastikan bahwa setiap minggu ada laporan progres,” pungkasnya. (Advertorial)