PUBLIKKALTIM.COM, BALIKPAPAN – Pertamina melakukan desinfeksi fasilitas umum di Balikpapan Kalimantan Timur (Kaltim). Fasilitas tempat ibadah menjadi perhatian seperti Masjid Jami’ Miftaahul Khyor dan Masjid Baitul Ghofur di Prapatan Balikpapan.
Hal ini disampaikan Regional Manager Communitation Relationship Rel & CSR Pertamina Kalimantan Roberth Marchelino Verieza.
“Sebagai bentuk keperdulian memerangi wabah virus Covid 19,” kata Regional Manager Communitation Relationship Rel & CSR Pertamina Kalimantan Roberth Marchelino Verieza, Jumat (27/3/2020).
Roberth mengatakan, Pertamina peduli pencegahan virus Covid 19 di Kaltim. Perusahaan minyak gas ini menyemprot disinfektan serta membagikan masker, hand sanitizer, dan multivitamin.
Kota Balikpapan telah membatasi kegiatan keramaian menyusul merebaknya virus ini. Wujud tindak lanjutnya, menyemprot desinfektan ke sejumlah area Kantor Pertamina Balikpapan.
“Setidaknya terdapat 15 fasilitas umum pembagian paket perlengkapan kebersihan dengan total 375 paket berisi masker, handsanitizer dan vitamin,” ungkapnya.
Pertamina mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran berikut personil membantu penyemprotan. Mobil damkar berkemampuan 8 ribu liter bertugas di Jalan Letjen Suprapto hingga Lapangan Merdeka.
Selain itu, Pertamina pun mensosialisasikan antisipasi melalui budaya cuci tangan dan pemasangan stiker. Bersamaan waktunya turut diserahkan bantuan cairan pembersih tangan, masker dan vitamin kepada pengurus rumah ibadah.
“Untuk dibagikan ke jemaah dan masyarakat sekitar,” ujar Roberth.
Kegiatan serupa bakal segera digelar di Samarinda. Rencananya akan dilakukan penyemprotan disinfektan 10 fasilitas umum dan pembagian 250 paket kebersihan.
“Pertamina juga melakukan sosialisasi serta penempelan striker antisipasi virus di sekitar fasilitas fasilitas umum,” tutur Roberth.
Kegiatan desinfeksi menjadi upaya pencegahan penyebaran virus covid 19. Peran serta pola hidup sehat masyarakat menjadi kunci penanggulangan penyakit ini.
“Ikuti imbauan pemerintah untuk beraktifitas di rumah dan menjaga jarak dengan pihak luar,” ungkapnya.
Kesuksesan acaranya, Pertamina mengalokasikan anggaran Rp 250 juta pencegahan penyebaran virus di Balikpapan dan Samarinda. Selain untuk masyarakat Balikpapan, Pertamina juga melakukan kegiatan serupa di beberapa kota di Kalimantan.
Pengurus Masjid Jami’ Miftaahul Khoyr, Gunawan menghargai keperdulian Pertamina membantu kesehatan jamaahnya. Menurutnya kegiatannya sangat membantu kelancaraan ibadah masyarakat. (*)