PUBLIKKALTIM.COM – Vicky Shu membagikan kabar bahagia kepada para penggemarnya.
Penyanyi dan presenter itu kini resmi menjalani pendidikan S2 setelah lama memendam keinginan melanjutkan kuliah.
Kabar tersebut ia sampaikan melalui unggahan di Instagram pada Senin (11/5/2026).
Dalam unggahannya, Vicky Shu mengaku mengambil langkah besar itu sebagai bagian dari mimpi yang sempat tertunda karena perjalanan hidup yang panjang.
“Tak semua mimpi datang tepat waktu. Ada yang harus menunggu bertahun-tahun, melewati banyak perjalanan hidup, hingga akhirnya Allah berkehendak, ‘sekarang waktunya,’” tulis Vicky Shu.
Perempuan berusia 38 tahun itu juga mengungkapkan rasa syukurnya karena akhirnya bisa kembali duduk di bangku kuliah.
Ia mengaku sudah memulai perkuliahan sejak awal Februari 2026.
Ambil Jurusan Magister Wawasan Pertahanan Nasional
Dalam unggahan tersebut, Vicky Shu menjelaskan dirinya mengambil program Magister Wawasan Pertahanan Nasional di Sekolah Pascasarjana Universitas Brawijaya.
Ia menyebut jurusan tersebut sudah lama menarik perhatiannya.
Keinginannya mempelajari isu pertahanan nasional akhirnya bisa terwujud tahun ini.
“Sejak awal Februari lalu aku bisa kembali melanjutkan kuliah S2, mengambil jurusan yang sejak lama ingin kupelajari,” tulisnya lagi.
Keputusan Vicky Shu melanjutkan pendidikan mendapat banyak respons positif dari warganet.
Banyak pengikutnya memberikan doa dan dukungan agar ia bisa menyelesaikan studi dengan lancar.
Tidak hanya dari penggemar, sejumlah rekan sesama artis juga ikut memberikan semangat. Salah satunya datang dari Chikita Meidy.
“Wah benteng pertahananmu kuat sekali. Enjoy kak S2-nya, insyaallah lebih kalem tiba-tiba tesis dan lulus,” tulis Chikita Meidy di kolom komentar.
Dukungan serupa juga disampaikan oleh Fitri Carlina.
“Wah semangat sayangku,” tulis Fitri Carlina singkat.
Ajak Perempuan Terus Berkembang
Melalui unggahannya, Vicky Shu juga menyampaikan pesan inspiratif bagi perempuan Indonesia agar tidak takut melanjutkan mimpi, termasuk dalam pendidikan.
Menurutnya, hidup bukan tentang siapa yang paling cepat mencapai tujuan, melainkan tentang keberanian untuk terus melangkah meski pernah berhenti dalam waktu lama.
“Karena hidup bukan tentang siapa yang paling cepat sampai, melainkan siapa yang tetap berani melangkah meski sempat berhenti lama,” tulisnya.
Ia berharap semakin banyak perempuan berani berkarya, belajar, dan mengembangkan diri tanpa kehilangan jati diri mereka.
“Perempuan juga bisa menjadi lembut tanpa kehilangan kekuatan, dan bersinar tanpa harus meredupkan dirinya sendiri,” tutup Vicky Shu. (*)