PUBLIKKALTIM.COM, SAMARINDA – Wakil Ketua DPRD Samarinda Rusdi mendukung wacana Pemkot Samarinda soal penyewaan mobil untuk operasional kelurahan dan kecamatan.
Rusdi menilai, bahwa mobil untuk kelurahan dan kecamatan akan mampu menunjang kegiatan, dan mobilitas untuk kepentingan masyarakat luas.
“Saya rasa sah-sah saja, karena ujung tombak pemerintahan ada di mereka, jadi menurut saya itu tidak maslaah,” ujar Rusdi.
Sebelumnya, Wali Kota Samarinda Andi Harun menyebut, tugas yang diemban para lurah dan camat cukup sulit.
Sehingga, Andi Harun menilai sudah saatnya menyewa 59 mobil untuk operasional kelurahan dan 10 mobil model double cabin di tingkat kecamatan.
Mantan Wakil Ketua DPRD Kaltim itu menyebut, bahwa hal itu telah diperhitungkan secara matang.
Menurutnya, jika harus membeli mobil dinas baru, maka dana APBD kota dipastikan tidak akan mampu.
“Katakanlah harga per satu unitnya itu Rp 300 juta, kita tidak mampu memberikan untuk semua kelurahan dan kecamatan. Ini jadi efisiensi,” ucap Andi Harun.
Penyewaan total 69 mobil tersebut direncanakan berjalan selama 1 tahun dan akan dihentikan jika keuangan daerah dipandang tak mampu.
Adapun kerja sama dengan PT. Track ini diperkirakan memakan anggaran daerah sebesar Rp 6 miliar selama setahun. (Advertorial)