Diduga Hasil Hubungan Dengan Pria Lain, Ibu Ini Bunuh Bayi yang Baru Dilahirkan karena Takut Ketahuan Suami

oleh -
oleh
Ilustrasi Bayi/HO

PUBLIKKALTIM.COM – Berita nasional yang dikutip PUBLIKKALTIM.COM tentang suami bekerja di Bali, ibu bunuh bayi yang baru dilahirkan.

MN (24) seorang ibu muda warga Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember tega membunuh bayi yang baru dilahirkanya dengan cara dibekap hingga tewas.

Mayat bayi tersebut kemudian dimasukkan ke dalam kantong plastik dan disimpan di dalam lemari.

Sehari setelah melahirkan, tepatnya Rabu (24/6/2020), MN membuang bayi tersebut di Sungai Curah Arum, Kecamatan Rambipuji untuk menghilangkan jejak.

Ia seorang diri pergi ke sungai dengan mengendarai sepeda motor. Mayat bayi tersebut kemudian ditemukan oleh warga.

Polisi pun segera melakukan penyelidikan dan mengamankan MN. Kepada polisi MN mengaku jika bayi yang dibuang di sungai tersebut adalah darah dagingnya.

Ia bercerita memilih membuang bayi tersebut karena takut pada suaminya yang sedang bekerja di Bali. Menurut Kapolsek Rambipuji, AKP Hari Pamudji, keterangan MN terkesan berbelit.

MN juga tidak menjelaskan detail apakah bayi itu hasil hubungan gelapnya dengan pria lain atau tidak.

Hari Pamudji mengatakan MN tidak ditahan dengan pertimbangan ia masih memiliki dua anak yang masih kecil. Anak MN masing-maisng berusia lima tahun dan 2,5 tahun.

“Kita tidak menahan, masih koordinasi dengan kejaksaan,” tutur dia. MN dikenakan Pasal 306 ayat 2 atau Pasal 181 KUHP dengan ancaman sembilan tahun penjara.

BERITA LAINNYA :  Teka-teki Penculikan Anak di Balikpapan Terungkap, Pelaku Ditangkap di Samarinda

Mayat bayi di lemari anak kos

Peristiwa yang sama terjadi di Kecamatan Tanjung Pinang Timur, Kota Tanjungpinang pada Senin (6/7/2020).

Seorang tetangga menemukan mayat bayi di dalam lemari anak kos saat mencari KTP dan BPJS.

Peristiwa tersebut berawal saat anak kos mengeluh sakit dan dilarikan ke rumah sakit. Sang tetangga kemudian membantu mencarikan KTP dan BPJS di dalam lemari untuk mengurusi administrasi.

Namun sang tetangga terkejut saat mendapati mayat bayi di dalam lemari

Ada dugaan anak kos tersebut baru saja melahirkan sendiri di kamar kosnya.

Kanit Reskrim Polsek Tanjungpinang Timur Ipda Hendri mengatakan kondisi pelaku dalam keadaan sehat. Hanya saja ia sakit yang dikeluhkannya diduga akibat melahirkan seorang diri.

“Diperkirakan bayi itu sudah meninggal selama lima sampai enam jam yang lalu. Saat ini PS masih belum dapat dimintai keterangan karena lagi dirawat,” terang Hendri. (*)

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Suami Kerja di Bali, Ibu Bunuh Bayi yang Baru Dilahirkan, Mayatnya Disimpan di Lemari”, https://regional.kompas.com/read/2020/07/07/16200011/suami-kerja-di-bali-ibu-bunuh-bayi-yang-baru-dilahirkan-mayatnya-disimpan-di?page=2.