Diperiksa Kejagung, Nadiem Makarim Bungkam soal Kasus Korupsi Chromebook

oleh -78 views
oleh
Kejagung dan Kubu Nadiem Berseberangan terkait audit BPKP jadi sengketa/ist

PUBLIKKALTIM.COM – Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim memenuhi panggilan penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung RI, Senin (23/6/2025) pagi.

Ia diperiksa terkait dugaan korupsi dalam Program Digitalisasi Pendidikan.

Saat tiba di Gedung Kejagung, Ia tanpa memberikan komentar kepada awak media.

Nadiem langsung memasuki gedung didampingi tim hukumnya.

Sebelumnya, Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Harli Siregar, membenarkan bahwa Nadiem diperiksa sebagai saksi dalam kasus tersebut.

“Pemanggilan terhadap Nadiem Makarim untuk diperiksa sebagai saksi pada hari Senin, tanggal 23 Juni 2025, akan dilaksanakan di Gedung Bundar dan direncanakan mulai pukul 09.00,” ujar Harli dalam keterangan tertulis, Jumat (20/6).

Harli menjelaskan, pemeriksaan terhadap Nadiem dilakukan karena yang bersangkutan menjabat sebagai Mendikbud saat program pengadaan berlangsung.

Penyidik ingin menggali sejauh mana pengawasan yang dilakukan Nadiem dalam proyek pengadaan perangkat teknologi, khususnya laptop Chromebook.

BERITA LAINNYA :  Kabar Baik, Naik Pesawat yang Sudah Vaksin Kedua Tak Perlu Tes PCR

Dalam penyelidikan awal, Kejagung menemukan adanya indikasi pemufakatan jahat dalam pengadaan alat teknologi informasi dan komunikasi (TIK).

Dugaan itu mencakup pengarahan khusus kepada tim teknis untuk menyusun kajian yang merekomendasikan penggunaan Chromebook, meskipun hasil uji coba pada 2019 menunjukkan bahwa perangkat tersebut tidak efektif sebagai sarana pembelajaran.

“Prosesnya akan ditelusuri, termasuk apakah benar kajian itu diarahkan, dan bagaimana keputusan pengadaan itu bisa diambil meski hasil uji coba menyatakan sebaliknya,” tambah Harli.

Hingga saat ini, Kejagung belum mengumumkan adanya tersangka dalam kasus ini.

Pemeriksaan terhadap Nadiem Makarim diharapkan dapat membuka lebih jauh dugaan penyimpangan dalam proyek tersebut. (*)

1.196 Tayangan