PUBLIKKALTIM.COM – Kecelakaan jatuhnya pesawat T-50i Golden Eagle TT-5009 di Blora, Jawa Tengah, pada Senin malam (19/7/2022) menyisakan duka mendalam bagi keluarga sang pilot.
Pasalnya dalam insiden naas ini, pilot pesawat tempur TNI AU Lettu Pnb Allan Safitra Indra Wahyudi dinyatakan gugur.
Pihak TNI AU menyampaikan Allan Safitra meninggalkan seorang istri yang baru dinikahi pada 2021 lalu.
Perwira penerbang lulusan AAU tahun 2015 dan sekolah penerbang TNI AU tahun 2017 ini juga meninggalkan seorang anak balita.
Kecelakaan yang dialami Allan terjadi saat latihan terbang malam.
“Pesawat tail number TT 5009 take off dari Lanud Iswahjudi pukul 18.24 WIB untuk melakukan latihan terbang malam,” demikian rilis yang diterbitkan Dispenau, Selasa (19/72022).
Selang beberapa menit kemudian atau pukul 19.25 WIB, Allan Safira masih melakukan kontak dengan flight director.
Namun, setelah itu posisi pesawat mengalami lost contact.
Puing reruntuhan pesawat dilaporkan aparat kewilayahan berada di Desa Nginggil, Kradenan, Blora Jawa Tengah.
Tim dari Lanud Iswahjudi, tadi malam telah diberangkatkan ke lokasi jatuhnya pesawat.
Hingga pagi ini tim masih melakukan evakuasi dan pengamanan lokasi.
Saat ini, TNI AU juga telah membentuk Tim Panitia Penyelidikan Kecelakaan Pesawat Udara (PPKPU) untuk menyelidiki sebab-sebab jatuhnya pesawat terbang. (*)