Jadi Barang Bukti Kasus Korupsi, Aset Bupati Mamberamo Tengah Disita KPK

oleh -
Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak/kompas.com

PUBLIKKALTIM.COM – Aset rumah dan mobil milik Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak disita Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Rumah dan mobil yang disita tersebut berlokasi di wilayah Tangerang Selatan (Tangsel), Banten.

“Aset dengan nilai ekonomis itu diduga milik tersangka,” ujar plt juru bicara KPK Ali Fikri, Selasa (26/7/2022).

Lebih lanjut, Ali menjelaskan rumah dan mobil yang disita itu akan dijadikan sebagai barang bukti kasus korupsi yang menjerat Ricky.

Bukti akan dianalisis dan dikonfirmasi ke saksi untuk melengkapi berkas perkara.

“Penyitaan aset ini sebagai bagian upaya awal pemulihan hasil tindak pidana korupsi yang dinikmati para pelaku korupsi,” terang Ali.

KPK  menetapkan Ricky menjadi tersangka dalam kasus suap dan gratifikasi proyek-proyek di Mamberamo Tengah.

BERITA LAINNYA :  UU Terbaru, UEA Kini Atur Pernikahan Non-Muslim

KPK sebenarnya belum mengumumkan penetapan tersangka secara resmi.

Pimpinan KPK menetapkan kebijakan baru dalam pengumuman tersangka.

Pengumuman dilakukan saat penahanan atau penangkapan.

Sebelum ditangkap, Ricky ternyata kabur ke Papua Nugini.

Bupati Mamberamo Tengah itu bisa kabur meskipun sudah dicegah berpergian ke luar negeri oleh Imigrasi.

Dia diduga menggunakan jalan setapak untuk pergi ke negara tetangga Indonesia itu. (*)