Kembangkan Kreativitas Pemuda, Dispora Kaltim Usulkan Pembangunan Youth Creative Hub

oleh -
oleh
Analis Kebijakan Ahli Muda Pemberdayaan Pemuda Dispora Kaltim, Hasbar Mara/ist

PUBLIKKALTIM.COM – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) merencanakan pembangunan Youth Creative Hub.

Program tersebut merupakan upaya Dispora Kaltim untuk memberikan fasilitas bagi pemuda Bumi Etam dalam mengembangkan kreativitas mereka di berbagai bidang.

Disampaikan Analis Kebijakan Ahli Muda Pemberdayaan Pemuda Dispora Kaltim, Hasbar Mara, bahwa program tersebut bertujuan untuk menyediakan tempat yang memungkinkan generasi muda Kaltim mengembangkan potensi mereka, baik dalam sektor seni, industri kreatif, hingga kewirausahaan.

Ia mengungkapkan, pihaknya saat ini tengah mengajukan proposal kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk merealisasikan rencana tersebut.

“Kreativitas tidak hanya terbatas pada seni, tetapi juga mencakup banyak aspek yang dapat membuka peluang usaha dan inovasi di berbagai bidang. Kami berusaha menciptakan ruang bagi pemuda Kaltim agar mereka bisa belajar dan berkarya,” ujar Hasbar, Selasa (12/11/2024).

Melalui keberadaan Youth Creative Hub, Dispora Kaltim berharap dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan sumber daya manusia yang kreatif dan inovatif, serta memperkuat posisi Kaltim dalam sektor industri kreatif dan kewirausahaan di tingkat nasional.

“Pembangunan Youth Creative Hub ini adalah langkah konkret untuk memberikan pemuda Kaltim sarana mengoptimalkan potensi mereka, sehingga mereka dapat berperan lebih besar dalam memajukan daerah,” ucapnya.

BERITA LAINNYA :  Berlakukan PPKM Skala Mikro, Instruksi Gubernur Kaltim Lockdown Akhir Pekan Dicabut Isran Noor

Youth Creative Hub ini direncanakan sebagai pusat kolaborasi dan inovasi, yang akan dilengkapi dengan fasilitas lengkap untuk mendukung pengembangan keterampilan pemuda, mulai dari seni dan teknologi hingga kewirausahaan.

Menurut Hasbar, keberadaan Youth Creative Hub diharapkan menjadi titik awal bagi lahirnya ide-ide kreatif yang dapat memberi dampak positif bagi masyarakat serta perekonomian daerah.

Namun, ia juga mengakui bahwa proyek ini menghadapi tantangan besar, terutama dalam hal pendanaan. Estimasi biaya yang diperlukan untuk mewujudkan Youth Creative Hub mencapai sekitar Rp200 miliar, sehingga perencanaan yang matang dan alokasi anggaran yang tepat sangat dibutuhkan.

“Memang bukan proyek yang mudah, tetapi kami tetap optimis dan akan terus berusaha keras,” pungkasnya. (advertorial)