KPK Respons Isu Keterlibatan Pimpinan dalam Kasus MBG, Fitroh Beri Klarifikasi

oleh -
oleh
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo/ist

PUBLIKKALTIM.COM – Mantan wakil kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya mengajukan diri sebagai Justice Collaborator (JC) dalam penyidikan kasus dugaan korupsi MBG.

Kuasa hukumnya, Krisna Murti, menyebut langkah tersebut bertujuan membantu penyidik mengungkap pihak-pihak lain yang diduga terlibat.

Menurut Krisna, Sony telah menyebut lebih dari 20 nama selama proses pemeriksaan.

Salah satu nama yang dikaitkan dengan kasus tersebut, yakni Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Fitroh Rohcahyanto.

Namun Fitroh membantah tudingan yang mengaitkan dirinya dengan kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut.

Fitroh menegaskan dirinya tidak memiliki hubungan pribadi maupun komunikasi terkait program tersebut dengan Sony Sonjaya.

Fitroh menyampaikan klarifikasi setelah namanya disebut dalam informasi yang beredar di media sosial.

Ia memastikan tuduhan tersebut tidak benar dan tidak memiliki dasar yang kuat.

“Saya tidak kenal secara personal dengan Sony dan saya tidak pernah komunikasi untuk minta titik dapur, apalagi membeli titik karena saya tidak bisnis dapur,” ujar Fitroh, Rabu (10/6).

Menurut Fitroh, dirinya tidak pernah terlibat dalam aktivitas pengelolaan dapur maupun bisnis yang berkaitan dengan pelaksanaan program MBG.

KPK Minta Publik Tidak Mudah Percaya Informasi Medsos

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan lembaganya terus mencermati berbagai informasi yang berkembang terkait penyidikan kasus MBG.

Ia mengungkapkan terdapat sedikitnya dua versi informasi yang beredar luas di media sosial.

Versi pertama mengaitkan sejumlah pihak dengan perkara tersebut, termasuk salah satu pimpinan KPK.

BERITA LAINNYA :  Modus Pinjam Bendera Terendus di bjb, KPK Lengkapi Berkas Perkara

Sementara itu, versi kedua memuat informasi yang lebih lengkap mengenai sumber dan dugaan peran para pihak yang disebut dalam kasus tersebut.

Dalam informasi kedua, tidak terdapat nama pimpinan maupun pegawai KPK.

Budi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menerima dan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

“Kami mengimbau agar masyarakat selalu mencermati dengan baik dan proporsional setiap informasi yang beredar di media sosial, yang belum teruji kebenarannya,” kata Budi.

KPK Pastikan Fitroh Tidak Terkait dengan Sony

Budi kembali menegaskan bahwa Fitroh tidak mengenal Sony Sonjaya.

Ia juga menjelaskan bahwa yayasan yang sempat dikaitkan dengan program MBG telah berdiri jauh sebelum pemerintah meluncurkan program tersebut.

Menurut dia, yayasan tersebut berfokus pada kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat, bukan untuk menjalankan proyek yang berkaitan dengan program MBG.

“Pak Fitroh Rochcayanto tidak mengenal saudara Sony Sonjaya,” ujar Budi.

Ia menambahkan bahwa Fitroh tidak pernah menerima keuntungan maupun manfaat materiil dari aktivitas yayasan tersebut.

“Kemudian terkait yayasannya sudah dibentuk jauh sebelum adanya program MBG. Yayasan ini fokus bergerak dalam berbagai kegiatan sosial, seperti pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar,” pungkasnya. (*)

1.151 Tayangan