Lakukan Pencegahan Antisipasi Korban Bertambah, Muhammad Samsun Minta Lubang Bekas Galian Tambang Diberi Pengamanan

oleh -
oleh
Ilustrasi Lubang Tambang

PUBLIKKALTIM.COM – Dinilai membahayakan, DPRD Kaltim merekomendasikan agar lubang bekas galian tambang batu bara dapat diberi pengamanan agar tak dapat diakses oleh masyarakat.

Hal itu bukan tanpa alasan, sebab berdasarkan catatan Jatam Kaltim, sejak 2011 hingga saat ini sudah ada 41 korban
meninggal dunia di lubang bekas galian tambang di Kaltim.

Menyikapi hal itu, Wakil Ketua DPRD Kaltim, Muhammad Samsun ingin melakukan pencegahan yang sistematis guna mengantisipasi kembali bertambahnya korban meninggal di lubang tersebut.

“Kita tidak mau menuduh lubang mana, tapi ini untuk semua, kami meminta kepada seluruh pemilik lubang tambang supaya memberikan pengaman seperti pagar keliling atau papan imbauan,” ujar Samsun, Rabu (19/10/2022).

Politisi PDIP itu membeberkan, berkaitan dengan pengamanan di lubang bekas galian tambang tersebut sudah direkomendasikan melalui rapat Pansus.

“Mengenai kecelakaan hingga meregang nyawa di lubang itu kami sudah rekomendasikan melalui Pansus, minimal diberikan pagar atau dijaga atau papan peringatan untuk tidak mendekati area tersebut, hal itu kami tujukan kepada perusahaan pemilik lubang tambang,” jelasnya.

Selain itu, pesan kepada masyarakat juga turut ia sampaikan agar selalu berhati-hati dengan lubang bekas galian tambang, termasuk anak-anak di bawah usia remaja yang dimana angka 41 itu didominasi oleh anak-anak.

BERITA LAINNYA :  Resmi Menikah dengan Orang Biasa, Putri Mako Dianggap Cemari Rumah Tangga Kekaisaran 

Ia berharap peran orangtua juga dapat mengantisipasi anaknya untuk mendekati area tersebut.

“Kami dari legislatif sudah bersikap, menyikapi hal ini tinggal peran masyarakat dan aparat penegak hukum untuk menegakkan hukum berkaitan dengan kasus ini, usut tuntas jika hal itu dinilai pelanggaran agar menimbulkan efek jera,” pungkasnya. (Advertorial)