PUBLIKKALTIM.COM, SAMARINDA – Suasana perayaan lebaran Idulfitri 1443 H yang dipastikan tanpa pengetatan pada 2022 saat ini membuat para personel Polri harus bekerja keras melakukan pengamanan.
Seperti di Samarinda, Kalimantan Timur yang mana Korps Bhayangkara melakukan pengamanan arus mudik melalui Operasi Ketupat Mahakam 2022 dengan menempatkan 11 pos-pam di titik rawan dan keramaian.
Untuk memastikan pelayanan berjalan maksimal, Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli kembali melakukan pemantauan lapangan untuk kesiapan sarana dan prasarana maupun logistik dalam pelaksanaan tugas jelang arus mudik lebaran.
“Kita perlu memastikan kesiapan sarana dan prasaran serta layan publik dalam pengaman Operasi Ketupat Mahakam 2022, demi kelancaran arus lalu lintas,” kata Kombes Ary Fadli
Menurut polisi nomor satu di Kota Tepian itu, kesiapan sarana dan sarana sangat penting untuk menunjang pelayanan yang terbaik bagi masyarakat yang hendak melakukan mudik.
“Tugas utama personil jaga pada pos-pam dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat saat arus mudik maupun balik menjelang lebaran Idul Fitri,” ungkapnya.
Menurut Ary, untuk menghindari kerawanan dan kemacetan, Polresta Samarinda telah mendirikan 11 pos pelayanan dan pengamanan yang terpusat pada pos induk Lamin Etam.
Untuk pos pelayanan ini juga mencakup posko kesehatan, vaksinasi dan pusat informasi serta pos pengamanan yang juga berfungsi sebagai rest area.
“Para personel ini kita tempatkan di posko-posko pelayanan dan pengamanan, serta di tempat wisata guna terjaganya keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat,” pungkasnya. (*)