Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati Ungkap Capaian APBN Tahun 2020, Berikut Rinciannya

oleh -
oleh
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati/kompas.com

PUBLIKKALTIM.COM – Berita Nasional yang dikutip PUBLIKKALTIM.COM tentang Pertumbuhan ekonomi nasional kuartal III-2020 minus 3,49%.

Pandemi Covid-19 sudah berlangsung lama.

Berbagai cara sudah dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus ini.

Salah satunya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Meski sudah diberlakukan pembatasan sosial namun pemerintah berhasil merealisasikan programnya.

Program pembangunan pemerintah tetap berjalan.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan capaian APBN tahun 2020 melalui akun Instagram @smindrawati.

“Sebagai instrumen utama yang merespon pandemi COVID-19, mendukung pemulihan, serta menjaga reformasi ke depan, APBN akan terus dijalankan dengan tata kelola yang baik degan tetap memaksimalkan manfaatnya untuk masyarakat,” tulis akun @smindrawati seperti yang dikutip detikcom, Sabtu (14/11/2020).

Dalam unggahan ini, Sri Mulyani juga menyebut bahwa perekonomian Indonesia di kuartal III-2020 sudah terjadi pembalikan ke arah yang lebih baik dari kuartal II.

Pertumbuhan ekonomi nasional kuartal III-2020 minus 3,49% atau tumbuh 5,05% dibandingkan kuartal II-2020 yang minus 5,32%.

“Jadi kami simpulkan bahwa kuartal III ekonomi kita menunjukkan adanya pembalikan, ini salah satunya karena APBN kita memang bekerja luar biasa keras untuk membalikkan perekonomian kita dan kita harap akan akselerasi,” kata Sri Mulyani.

“Program PEN akan terus kita fokuskan dan tentu tidak hanya sekedar membelanjakan, kita akan melihat dari berbagai survei dampaknya dan tentu dari sisi targetnya,” tambahnya.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini juga menyampaikan capaian-capaian APBN tahun anggaran 2020 dalam beberapa sektor. Berikut rincian capaiannya:

Pertama, sektor infrastruktur. Pembangunan jalan baru sudah sepanjang 137,21 km, pembangunan jembatan sepanjang 3.777,6 km, 5 pelabuhan baru, pembangunan jaringan irigasi yang rata-rata fisiknya sudah 76,10%, dan jaringan gas yang sudah 86% dari target 127.864 sambungan rumah di 23 kabupaten/kota.

Selanjutnya pembangunan 45 bendungan dengan rata-rata fisik sudah mencapai 48,57%. Rel kereta api sudah sepanjang 113,1 km’sp.

BERITA LAINNYA :  Terus Beradaptasi-Berinovasi di Situasi Pandemi Covid-19, Perusahaan Trakindo Sediakan Solusi Alat Berat Cat

Rehabilitasi jaringan irigasi rata-rata fisiknya sudah 52,28%, dan rehabilitasi jaringan irigasi tersier (RJIT) 121.690 hektare.

Kedua, Bantuan sosial (bansos) atau bantuan pemerintah, untuk bantuan sembako jabodetabek sudah kepada 1,9 juta keluarga penerima manfaat (KPM).

Bantuan beras peserta program keluarga harapan (PKH) kepada 2 juta KPM. Bantuan usaha mikro kepada 9,1 juta penerima. Kartu sembako sudah diberikan kepada 19,4 juta KPM.

Penyaluran PKH sudah kepada 10 juta KPM.

Selanjutnya, bansos tunai non Jabodetabek kepada 9,2 juta KPM. Bantuan tunai peserta sembako non PKH kepada 9 juta KPM.

Kartu Prakerja kepada 5,5 juta penerima. Selanjutnya bantuan langsung tunai (BLT) dana desa kepada 7,6 juta penerima.

Ketiga, sektor pendidikan ada program Indonesia pintar kepada 15,54 juta siswa. Bantuan operasional sekolah (BOS) Kementerian Agama kepada 7,0 juta siswa.

Bidikmisi/KIP kuliah kepada 634,29 ribu mahasiswa.

Pembangunan/rehabilitasi kepada 226 madrasah dan sekolah keagamaan.

Lalu pembangunan/rehabilitasi kepada 528 sekolah SD dan menengah.

Keempat, sektor kesehatan ada insentif tenaga kesehatan untuk pusat sebanyak 235,8 ribu orang dan 137,7 ribu orang di daerah.

Lalu, peserta penerima bantuan iuran jaminan kesehatan nasional (PBI JKN) sebanyak 96,4 juta jiwa.

Kelima, sektor subsidi pemerintah sudah salurkan subsidi bunga bagi kredit usaha rakyat (KUR) kepada 3,5 juta debitur.

Subsidi pupuk sebesar 6,4 juta ton. Diskon listrik/pembebasan biaya 31,4 juta pelanggan rumah tangga dan UMKM. Bantuan perumahan 108,2 ribu unit rumah. (*)

Artikel ini telah tayang di detik.com dengan judul “Sri Mulyani Beberkan 5 Capaian APBN 2020” https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-5255612/sri-mulyani-beberkan-5-capaian-apbn-2020/2

1.014 Tayangan