Meski Hakim Garis Sudah Minta Maaf Usai Gol De Ligt Dianulir, Bayern Munchen Tetap Kalah dari Real Madrid

oleh -
oleh
Para pemain Bayern Munchen/cnnindonesia.com

PUBLIKKALTIM.COM –  Gol Bek Bayern Munchen Matthijs de Ligt dianulir saat dikalahkan Real Madrid 2-1 pada leg kedua semifinal Liga Champions.

Laga yang berlangsung di Santiago Bernabeu, Madrid, Kamis (9/5) dini hari WIB itu membuat Bayern harus tersingkir secara dramatis dari Liga Champions.

Sementara Madrid akan melawan Borussia Dortmund di final di Stadion Wembley, London, 1 Juni mendatang.

Kontroversi laga Real Madrid dan Bayern Munchen terjadi beberapa menit sebelum laga usai.

Gol De Ligt pada menit 103 dianulir wasit karena hakim garis mengangkat bendera sebelum bek internasional Belanda itu membobol gawang Madrid.

Hakim garis menganggap Noussair Mazraoui dalam posisi offside sebelum mengirim umpan ke De Ligt.

Padahal dalam tayangan ulang posisinya terlihat bisa diperdebatkan.

Keputusan hakim garis yang mengangkat bendera sebelum gol terjadi membuat wasit utama tidak bisa menggunakan VAR untuk memeriksa insiden.

“Saya pikir kita semua tahu aturannya. Jika keputusan offside tidak jelas, Anda harus terus bermain. Ini aturannya. Menurut saya itu sedikit memalukan. Gol kedua Joselu juga hampir offside dan mereka [wasit] terus biarkan pertandingan berjalan, jadi kenapa tidak dengan kami?” ujar De Ligt kepada beIN Sports.

BERITA LAINNYA :  Dinilai Dapat Dongkrak PAD Samarinda, Sugiyono Apresiasi Wisata Belanja Ramadan 

De Ligt mengaku hakim garis yang melakukan kesalahan sudah minta maaf.

Tapi, mantan bek Juventus dan Ajax Amsterdam itu tidak percaya dengan ucapan hakim garis.

“Hakim garis bilang ke saya, ‘Maaf, saya melakukan kesalahan’. Tapi saya tidak percaya dengan ucapannya. Pada akhirnya, saya bukan tipe orang yang suka menyalahkan wasit jika kalah. Madrid tetap pantas menang karena mereka menang 2-1, tapi saya pikir sebuah peraturan tetaplah peraturan,” pungkasnya. (*)