Momen Pertemuan Menhan RI dan AS di Singapura, Bahas Penguatan Kemitraan Jangka Panjang 

oleh -
oleh
Menteri Pertahanan Amerika Serikat Lloyd J Austin bertemu dengan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto /Foto: IG prabowo

PUBLIKKALLTIM.COM – Di sela-sela kegiatan forum IISS Shangri-La Dialogue 2024 di Singapura, Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto bertemu dengan Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Lloyd J Austin III guna membahas modernisasi alat utama sistem pertahanan (alutsista).

Dalam kesempatan itu, Prabowo menyampaikan apresiasinya terhadap dukungan AS dalam kerja sama untuk memodernisasi peralatan pertahanan Indonesia.

Selain membahas modernisasi alutsista, kedua Menhan juga membahas penguatan kemitraan jangka panjang antara kedua negara.

Mereka mendiskusikan masalah kepentingan bersama.

Prabowo mengatakan Indonesia-AS menyadari pentingnya kerja sama bilateral dalam modernisasi pertahanan untuk mengembangkan kemampuan dalam menghadapi berbagai ancaman dengan efektif.

Ia juga menyampaikan terima kasih atas diskusi yang produktif dan berharap dapat terus berkolaborasi serta memperkuat ikatan antara Indonesia dan AS.

“Untuk pemenuhan kekuatan pokok Tentara Nasional Indonesia (TNI),” ujar Prabowo dalam keterangan resmi Kementerian Pertahanan.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan RI Brigjen TNI Edwin Adrian Sumantha sebelumnya menjelaskan kehadiran Prabowo dalam forum internasional itu menunjukkan peran aktif Indonesia untuk turut serta menjaga perdamaian dunia dan memelihara stabilitas.

BERITA LAINNYA :  Ahmad Juanda Ajak Masyarakat Manfaatkan Program yang Difasilitasi Dispora Kaltim

Edwin mengatakan Shangri-La Dialogue menjadi kesempatan bagi para pemimpin negara dan pemangku kepentingan bidang pertahanan untuk membahas isu-isu strategis dan keamanan global.

Shangri-La Dialogue merupakan forum diskusi isu-isu strategis, geopolitik, pertahanan dan keamanan yang mempertemukan pemimpin negara, pejabat pemerintahan, analis dan ahli dari lembaga think-tank, praktisi serta akademisi. Forum itu digelar rutin tiap tahun di Singapura sejak 2002 oleh Institute for Strategic Studies (IISS). (*)

1.037 Tayangan