PDIP dan PKB Siap Usung Anies di Pilkada Jakarta, Andika Perkasa Dilirik Sebagai Wakilnya

oleh -
oleh
Anies Baswedan dan Andika Perkasa/HO

PUBLIKKALTIM.COM – Sejumlah elite PDIP dan PKB sudah mengakui ketertarikan mengusung Anies Baswedan, calon gubernur yang telah diusung PKB dan PKS di Pilkada DKI Jakarta.

PDIP menyodorkan sejumlah kader, seperti Andika Perkasa dan Pramono Anung, untuk menjadi calon wakil gubernur.

Niatan itu disambut baik Ketua DPP PKB Luluk Nur Hamidah dengan wacana pembentukan koalisi besar saingan KIM.

Dia pun menaruh ketertarikan terhadap Andika sebagai cawagub.

Untuk mengusung cagub dan cawagub di Pilgub DKI Jakarta, partai atau gabungan partai perlu 21 kursi DPRD.

Hal itu sudah cukup mengingat PDIP memiliki 15 kursi, sedangkan PKB 10 kursi.

Wacana koalisi itu sempat diutarakan Ketua DPP PDIP Eriko Sotarduga.

Dia menyebut ada diskusi kerja sama dan saling tukar posisi cagub dan cawagub di dua provinsi.

Hal itu pun dibenarkan Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto.

“Memang untuk pilgub ini ada bejana berhubungan. Kerja sama partai politik antar satu provinsi dengan provinsi lain sehingga apa yang disampaikan oleh Pak Eriko itu tepat sekali,” ujar Hasto, Minggu (30/6).

BERITA LAINNYA :  Jelang Pemilu 2024, Purnawirawan Jenderal TNI, Polri hingga Atlet Gabung ke PDIP

Sedangkan di Jawa Timur, PKB telah mendeklarasikan dukungan terhadap Marzuki Mustamar.

Adapun PDIP mencalonkan tiga nama, yaitu Tri Rismaharini, Pramono Anung, dan Azwar Anas.

Ketua DPD PDIP Jawa Timur Said Abdullah mengaku sudah ada pertemuan elite PDIP dengan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar pada 30 Mei.

“Apakah kami orang pertama atau PKB orang pertama pembicaraannya masih berlanjut,” ucap Said.

Untuk mengusung cagub dan cawagub di Pilgub Jatim, diperlukan 24 kursi DPRD.

PKB memiliki 27 kursi, sedangkan PDIP 21 kursi.

PKB bisa mengusung pasangan calon sendiri karena melampaui ambang batas pencalonan. (*)