PUBLIKKALTIM.COM – Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri menyambut positif komitmen sinergi yang diusung Dewan Pimpinan Kota (DPK) Gerakan Bela Negara (GBN).
Pertemuan resmi antara Pemkot Samarinda dan DPK GBN berlangsung di Ruang Rapat Wakil Wali Kota Lantai III Balai Kota Samarinda, Selasa (20/1/2026), dengan fokus membahas kolaborasi strategis untuk memperkuat ketahanan wilayah sekaligus mendorong akselerasi pembangunan kota.
GBN Fokus pada Pembinaan Mindset Generasi Muda
Ketua DPK GBN Samarinda, Makmur menjelaskan bahwa gerakan yang berada di bawah pembinaan Kementerian Pertahanan ini menekankan pertahanan non-fisik.
Menurutnya, pendekatan ini berupaya mengubah persepsi masyarakat tentang bela negara yang selama ini identik dengan aspek fisik.
“Program kami menitikberatkan pada pembinaan pola pikir generasi muda agar lebih siap menghadapi tantangan bangsa secara luas dan relevan,” kata Makmur.
Selain itu, GBN juga menyelaraskan program kerjanya dengan prioritas Pemkot Samarinda, terutama dalam peningkatan kapasitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Masukan Strategis untuk Pemekaran Samarinda Utara
Dalam audiensi tersebut, GBN menyampaikan masukan strategis terkait pemekaran Kecamatan Samarinda Utara.
Makmur menekankan bahwa luas wilayah Kecamatan Samarinda Utara relatif besar dibandingkan kecamatan lain, sehingga perlu perhatian khusus dalam perencanaan pembangunan dan infrastruktur.
Menanggapi hal ini, Saefuddin Zuhri menyampaikan apresiasi dan menegaskan dukungan Pemkot terhadap rencana kolaborasi yang diajukan GBN.
Ia mengajak organisasi tersebut untuk aktif memberikan masukan dan berbagi ide positif demi pembangunan kota yang lebih baik.
“Kami menyambut baik keinginan GBN untuk berkolaborasi, baik dalam pengembangan UMKM maupun gagasan pengembangan kota, khususnya di wilayah Samarinda Utara,” ujar Saefuddin Zuhri.
Kolaborasi Sinergis Dorong Pembangunan Merata
Audiensi ini dihadiri juga oleh perwakilan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Samarinda, Sri Repelita, serta anggota Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP), Tejo Sutartomo dan Tri Wahyuni.
Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mewujudkan pertahanan non-fisik yang tangguh sekaligus mempercepat pembangunan infrastruktur yang merata di seluruh wilayah Kota Samarinda.
Dengan kolaborasi ini, Pemkot dan GBN menegaskan komitmen mereka untuk membangun kota yang tangguh, inovatif, dan berdaya saing, sekaligus mempersiapkan generasi muda yang siap menghadapi tantangan masa depan. (*)