PUBLIKKALTIM.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda membuka ruang bagi generasi muda untuk berperan aktif dalam pembangunan daerah.
Hal ini disampaikan Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri saat menerima audiensi organisasi kepemudaan “Saatnya Bergerak Kaltim” di ruang rapat Wakil Wali Kota, Balaikota Samarinda, Jumat (13/3/2026).
Audiensi berlangsung hangat dengan kehadiran Ketua Saatnya Bergerak Kaltim, Ahmad Naelul Abrori, beserta jajaran pengurus, dan sejumlah pejabat Pemkot, antara lain Kepala Diskominfo Samarinda Aji Syarif Hidayatullah, Kepala BKPSDM Fiona Citra Yani, Kepala Dinas Sosial Arif Surochman, TWAP Amir Husein, serta perwakilan beberapa perangkat daerah.
Saatnya Bergerak Kaltim Dorong Partisipasi Pemuda
Ahmad Naelul Abrori menjelaskan bahwa Saatnya Bergerak Kaltim lahir dari semangat gotong royong dan kepedulian terhadap isu sosial.
Organisasi ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyampaikan gagasan, kritik konstruktif, dan edukasi publik melalui pendekatan digital serta konten kreatif.
“Gerakan ini terinspirasi dari komunitas pemuda di kota besar yang aktif menyuarakan isu publik melalui media digital. Kami ingin menghadirkan ruang diskusi sekaligus kontribusi nyata bagi daerah,” ujar Abrori.
Organisasi ini juga berencana mengangkat isu yang dekat dengan generasi muda, seperti bahaya narkoba, bullying, dan literasi digital.
Selain itu, mereka akan menyusun policy brief sebagai rekomendasi pemikiran pemuda yang bisa menjadi masukan bagi pemerintah daerah maupun legislatif.
Pemkot Sambut Positif Inisiatif Pemuda
Menanggapi hal itu, Wakil Wali Kota Saefuddin Zuhri menyatakan dukungannya.
Ia menekankan pentingnya pemuda yang kreatif, kritis, dan memiliki kepedulian sosial.
“Pemuda harus berani menyampaikan gagasan dan kritik. Tapi yang paling penting adalah kritik yang konstruktif dan membawa solusi bagi kemajuan daerah,” tegasnya.
Saefuddin Zuhri juga menyoroti peran pemuda dalam membangun kesadaran masyarakat, terutama di tengah derasnya arus informasi digital.
Aji Syarif Hidayatullah menambahkan, generasi muda menghadapi tantangan digital seperti penipuan online, pinjaman ilegal, dan penyebaran hoaks berbasis AI.
Ia menilai komunitas pemuda berperan penting dalam menyebarkan informasi yang benar dan memberikan edukasi.
Dalam penutupan audiensi, Saefuddin Zuhri menegaskan dukungan Pemkot terhadap inisiatif kolaborasi yang diusung Saatnya Bergerak Kaltim.
Ia berharap semangat pemuda yang peduli dan aktif bergerak dapat menjadi energi baru bagi kemajuan Samarinda.
“Semangat anak muda yang peduli dan mau bergerak seperti ini sangat kami butuhkan untuk masa depan Samarinda,” pungkasnya. (Adv)