Pertempuran Sengit ISIS dengan Pasukan Kurdi di Suriah, 129 Orang Dilaporkan Tewas

oleh -
oleh
Ilustrasi Pasukan ISIS/pikiran-rakyat.com

PUBLIKKALTIM.COM – Pertempuran pecah antara ISIS dan pasukan Kurdi di wilayah timur laut Suriah.

Pertempuran ini bermula setelah ISIS menyerang sebuah penjara yang menahan sesama anggota mereka.

Pasukan ISIS mencoba membebaskan para narapidana dari penjara yang dikelola Kurdi.

Diketahui pasukan Kurdi didukung oleh AS.

Pertempuran tersebut terjadi di Kota Hasaka, Suriah, dan telah berlangsung sejak Kamis (20/1/2022).

Serangan yang menyasar penjara Ghwayran tersebut merupakan salah satu serangan paling ambisius dari ISIS sejak kelompok itu dikalahkan di Suriah hampir tiga tahun lalu.

Penjara itu diketahui menampung  3.500 tersangka anggota ISIS termasuk beberapa pemimpinnya, kata sebuah kelompok pemantau.

Dilansir dari kompas.com, Syrian Observatory for Human Rights melaporkan, ratusan tahanan berhasil ditangkap kembali setelah serangan pecah.

Meskipun ada beberapa tahanan masih dalam pelarian dan belum dapat ditangkap sebagaimana dilansir BBC.

BERITA LAINNYA :  Ini 5 Daftar Saksi Atas Dugaan Kasus Suap Bupati Kutim Ismunandar yang Diperiksa KPK Hari Ini

Kini pasukan keamanan Kurdi telah mengepung penjara dan berjuang untuk menguasai lingkungan terdekat.

Sementara itu, para warga di dekat lokasi insiden terpaksa memilih mengungsi dari rumah mereka.

Syrian Observatory for Human Rights mengatakan, setidaknya 129 orang tewas akibat bentrokan itu.

Dari jumlah korban tewas tersebut, 84 jiwa merupakan milisi ISIS tewas sedangkan 45 orang dari kubu pasukan kurdi.

Sementara itu, ISIS mengklaim dalam sebuah video pada 22 Januari bahwa banyak anggotanya telah dibebaskan dalam serangan di penjara.

Rekaman itu juga menunjukkan para milisi ISIS menahan sejumlah sandera. (*)