Perusda Diharap Sumbang PAD Signifikan, Anggota Dewan Usul Dibentuk Pansus

oleh -
oleh
Anggota DPRD Kaltim, Reza Pahlevi

PUBLIKKALTIM.COM, SAMARINDA – Persoalan ekonomi di Kaltim masih jadi pekerjaan berat yang harus diselesaikan pemerintah.

Hal yang juga berkaitan dengan ekonomi Kaltim pun saat ini tengah diwacanakan angggota dewan. Salah satunya melalui peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Perusahaan Daerah (Perusda) di Kaltim pun diharap bisa berikan sumbangsih untuk peningkatan PAD tersebut.

Persoalannya, sampai saat ini belum ada Perusda di Kaltim yang bisa berikan PAD signifikan untuk kas daerah.

Untuk itu, anggota dewan pun ajukan usul adanya Pansus (Panitia Khusus) untuk membenahi persoalan Perusda di Kaltim.

Gagasan adanya pansus itu diutarakan Sutomo Jabir dari Fraksi PKB dan Akhmed Reza Fachlevi dari Fraksi Gerindra. Kedua politisi anggota Komisi II itu mengatakan tidak menutup kemungkinan Pansus dibentuk agar mengetahui secara detil apa yang terjadi dengan Perusda di Kaltim.

Sejak digelarnya dengar pendapat dengan para pihak yang terlibat dalam Perusda seperti Biro Ekonomi Setdaprov Kaltim, Perusda dan BUMD yang ada, diketahui ada Perusda seperti PT AKU (Agro Kaltim Utama) sudah tidak jelas keberadaannya. Bahkan jajaran direksi yang pernah mendapat suntikan modal Rp32 miliar dari Pemprov Kaltim, lenyap tak tahu lagi siapa dan di mana orang-orangnya.

Karena itu, Komisi II menginginkan semua Perusda dapat berikan solusi agar memberikan nilai manfaat bagi daerah. Bahkan menurut Reza maupun Sutomo Jabir, untuk Perusda yang tidak memberikan hasil bahkan merugi, sebaiknya ditutup.

BERITA LAINNYA :  Soal Kearifan Lokal, Pemda Diharap Bisa Terapkan Jadi Pariwisata

Sebelum membentuk Pansus yang kewenangannya harus diusulkan lebih dulu oleh Komisi II ke pimpinan dewan, Reza mengatakan saat ini pihaknya masih menunggu janji dari Biro Ekonomi Setdaprov Kaltim yang melakukan investigasi terhadap perusda-perusda itu. Hasil dari Biro Ekonomi nantinya yang dipelajari oleh Komisi II DPRD Kaltim apa langkah selanjutnya.

“Untuk saat sekarang informasinya kan Biro Ekonomi masih melakukan investigasi. Terkhusus untuk Perusda PT AKU. Oleh karena itu kita di komisi II akan menyiapkan hal-hal yang bersifat teknis, termasuk penting atau tidaknya Pansus tersebut,” kata Reza.

Akhmed Reza menambahkan, apabila terdapat hal yang bersifat penting maka opsi yang tepat adalah pembentukan pansus.

“Jika hal itu sudah sifatnya sangat penting, maka opsi yang terbaik adalah membentuk pansus. Dalam perjalanannya nanti masyarakat Kaltim harus benar-benar mengatahui keberadaan dan peranan perusda yang ada, perjuangan kita murni untuk kepentingan dan kesejahteraan rakyat kaltim,” tutupnya. (advertorial)