Meski satu unit rumah mengalami kerusakan, api tidak meluas ke bangunan di sekitarnya.
Pemadaman Cepat Berkat Kesiapsiagaan Warga
Ketua RT 18, H Muchtar, menyatakan bahwa alat pemadam yang diperoleh melalui Probebaya memungkinkan warga melakukan upaya pemadaman awal dalam hitungan menit.
“Pemanfaatannya sangat cepat. Alat dalam kondisi siap pakai dan mudah diakses, sehingga warga yang pertama mengetahui kebakaran bisa segera bertindak,” ujar H Muchtar.
Ia menambahkan, keberadaan alat pemadam terbukti menahan api agar tidak merambat ke rumah di sisi kiri dan kanan.
“Tanpa alat ini, potensi kebakaran meluas sangat besar. Sekalipun satu rumah tidak bisa diselamatkan karena api sudah membesar di dalam bangunan, semprotan dari alat pemadam berhasil menahan penyebaran api,” jelasnya.
Probebaya Tingkatkan Kesiapsiagaan dan Rasa Aman Warga
Menurut H Muchtar, ketersediaan alat pemadam di lingkungan permukiman meningkatkan rasa aman dan kesiapsiagaan warga.
“Masyarakat tidak lagi sepenuhnya bergantung pada alat seadanya sambil menunggu petugas pemadam kebakaran. Warga kini bisa melakukan penanganan awal secara terorganisasi,” tuturnya.
Ronny, Ketua Kelompok Masyarakat (Pokmas) Ikhlas I, menekankan bahwa efektivitas alat tidak terlepas dari persiapan sebelum kejadian.
Pokmas memastikan alat selalu dalam kondisi siap digunakan, mudah diakses, dan warga inti memahami pengoperasiannya.
“Meski dalam kondisi darurat dan minim pencahayaan, alat dapat langsung digunakan tanpa kendala teknis,” ujar Ronny.
Investasi Keselamatan yang Strategis
Ronny menilai insiden ini menjadi bukti konkret bahwa alokasi dana Probebaya untuk pengadaan alat pemadam kebakaran merupakan investasi keselamatan strategis.
“Manfaat utama terletak pada kemampuan warga melakukan mitigasi bencana sejak fase awal, sehingga potensi kerugian lebih besar dapat dicegah,” katanya.
Ia menegaskan, alat pemadam mandiri tidak menggantikan fungsi petugas pemadam kebakaran dan relawan.
“Alat ini berfungsi sebagai pertolongan pertama. Penanganan lanjutan tetap mengedepankan peran petugas Damkar dan relawan yang memiliki kewenangan dan kompetensi utama,” tutupnya.
Pokmas Ikhlas I berkomitmen untuk terus melakukan perawatan dan pengelolaan alat pemadam, serta mendorong pemanfaatan Probebaya secara tepat guna demi meningkatkan keselamatan masyarakat di tingkat lingkungan. (*)