Ruang Pengabdian Andi Harun Tak Hanya di Balai Kota, Tetapi Juga di Kampus

oleh -36 views
oleh
Andi Harun saat mengajar mata kuliah Politik Hukum Agraria dan Lingkungan di Universitas Widya Gama Mahakam (UWGM) Samarinda/ist

PUBLIKKALTIM.COM – Kesibukan memimpin pemerintahan tidak menghalangi Wali Kota Samarinda, Andi Harun, untuk berbagi ilmu di dunia akademik.

Di tengah agenda pembangunan dan pelayanan publik, ia tetap menjalankan perannya sebagai dosen dengan menghubungkan teori hukum dan praktik di lapangan.

Pada Sabtu (24/10/2026), Andi Harun mengajar mata kuliah Politik Hukum Agraria dan Lingkungan di Universitas Widya Gama Mahakam (UWGM) Samarinda.

Ia mengajak mahasiswa memahami persoalan hukum secara kritis melalui pembahasan teori, analisis kasus, dan dialog di ruang kuliah.

Dalam proses pembelajaran, Andi Harun tidak hanya menyampaikan konsep dan peraturan hukum.

Ia juga mendorong mahasiswa mengkaji contoh kasus, mengidentifikasi aturan yang relevan, serta menyusun argumentasi berdasarkan landasan hukum yang tepat.

Pendekatan tersebut membantu mahasiswa memahami alasan di balik suatu kebijakan sekaligus menimbang dampak penerapannya bagi masyarakat.

Dengan demikian, mahasiswa tidak sekadar menghafal pasal, tetapi juga belajar menafsirkan norma dan menguji penerapannya dalam berbagai situasi.

Menurut materi perkuliahan tersebut, persoalan agraria dan lingkungan membutuhkan pemahaman yang menyeluruh.

Mahasiswa perlu mempertimbangkan kepastian hukum, kepentingan masyarakat, keadilan dalam pemanfaatan sumber daya alam, serta keberlanjutan lingkungan sebelum menarik kesimpulan.

Melalui diskusi dan analisis kasus, mahasiswa berlatih membangun pola pikir yang cermat, kritis, dan sistematis.

Mereka juga mengembangkan kemampuan menyampaikan pendapat serta mempertanggungjawabkan argumentasi berdasarkan ketentuan hukum.

Setelah mengajar di UWGM Samarinda, Andi Harun melanjutkan kegiatan akademiknya di Universitas Terbuka (UT) Samarinda pada hari yang sama.

BERITA LAINNYA :  Perketat Pengawasan di Masa Tenang, Bawaslu Kaltim: Kecurangan Bahkan Bisa Terjadi di Hari Pencoblosan

Di kampus tersebut, ia mengampu mata kuliah Praktik Peradilan Pidana dan Perdata.

Dua agenda perkuliahan itu mempertemukan pengalaman hukum dan pemerintahan dengan kebutuhan pembelajaran mahasiswa.

Melalui kegiatan mengajar, ia mengajak mahasiswa memahami hubungan antara norma hukum, kebijakan publik, dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Bagi Andi Harun, ruang kuliah tidak hanya menjadi tempat menyampaikan materi.

Perguruan tinggi juga membuka ruang pertukaran gagasan, pengujian pemikiran, dan pengembangan kemampuan generasi muda dalam menghadapi persoalan nyata.

Peran kepala daerah dan dosen memang memiliki tanggung jawab berbeda.

Namun, keduanya sama-sama membuka kesempatan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pemerintahan menjalankan fungsi tersebut melalui kebijakan dan pelayanan publik, sedangkan pendidikan membangun pengetahuan, daya kritis, dan kualitas sumber daya manusia.

Konsistensi Andi Harun mengajar di tengah agenda pemerintahan menunjukkan keterlibatannya dalam dunia pendidikan.

Upaya membangun Samarinda tidak hanya menyangkut pembangunan fisik dan peningkatan pelayanan publik, tetapi juga pengembangan manusia melalui pendidikan sebagai bekal bagi generasi muda untuk berkontribusi bagi masa depan kota. (*)

1.137 Tayangan