PUBLIKKALTIM.COM – Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri mengajak Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) memperkuat peran dalam menjaga persatuan, kerukunan, serta mendukung pembangunan di Samarinda.
Pesan tersebut disampaikan Saefuddin saat membuka Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-105 GPdI sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Trans Mav Hotel, Selasa (25/8/2026) siang.
Saefuddin menilai perayaan tersebut memiliki makna istimewa karena mempertemukan dua momentum penting.
GPdI memperingati perjalanan 105 tahun pelayanan, sementara bangsa Indonesia merayakan 81 tahun kemerdekaan.
Menurutnya, masyarakat tidak boleh memaknai kemerdekaan sebatas perayaan seremonial.
Kemerdekaan harus diisi dengan tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Di era modern ini, perjuangan kita adalah mengisi kemerdekaan dengan memperkuat persatuan, menjaga kerukunan, dan mempercepat pembangunan demi kesejahteraan bersama,” tegas Saefuddin.
Gereja Berperan dalam Pembinaan Masyarakat
Saefuddin juga mengapresiasi kontribusi GPdI dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.
Ia menilai gereja memiliki fungsi yang lebih luas daripada sekadar tempat ibadah.
Melalui pembinaan yang konsisten, gereja dapat memperkuat mental, spiritual, dan moral jemaat.
Peran tersebut, kata Saefuddin, turut membantu membentuk masyarakat yang berintegritas, mencintai tanah air, serta memiliki akhlak mulia.
“Keberadaan gereja harus terus menjadi berkat, tidak hanya bagi para jemaat, tetapi juga bagi lingkungan sosial di sekitarnya,” ujarnya.
Ia kemudian mendorong GPdI memperluas pelayanan yang bersifat misioner dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat di luar lingkungan gereja.
Saefuddin juga berharap GPdI terus membina generasi muda agar memiliki iman yang kuat, integritas, serta kesiapan untuk menjadi pemimpin pada masa mendatang.
Sinergi Jadi Kekuatan Pembangunan Samarinda
Saefuddin menegaskan pemerintah tidak dapat menjalankan pembangunan seorang diri.
Pemerintah membutuhkan dukungan lembaga keagamaan dan seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Karena itu, ia mengajak jemaat GPdI terus membangun sinergi dengan Pemerintah Kota Samarinda, menjaga toleransi antarumat beragama, serta menghindari berbagai bentuk perpecahan.
“Mari kita jaga dan rawat keberagaman ini sebagai kekayaan bangsa, khususnya di Kota Samarinda yang kita cintai,” ajaknya.
Menutup sambutannya, Saefuddin menyampaikan ucapan selamat HUT ke-105 GPdI.
Ia berharap seluruh pelayanan GPdI terus berkembang, memperkuat iman jemaat, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Samarinda.
“Atas nama Pemerintah Kota Samarinda dan pribadi, saya mengucapkan selamat HUT ke-105 GPdI. Semoga Tuhan senantiasa memberkati seluruh pelayanan, menumbuhkan iman jemaat, dan menjadikan GPdI terang di tengah masyarakat,” pungkasnya.
Saefuddin kemudian secara resmi membuka rangkaian Perayaan HUT ke-105 GPdI dan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. (*)