Selat Hormuz Jadi Fokus, Menlu Iran Bakal Berkunjung ke Oman

oleh -
oleh
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi/ist

PUBLIKKALTIM.COM – Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi akan mengunjungi Oman untuk membahas stabilitas di Selat Hormuz yang kembali menjadi sorotan di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat.

Dalam lawatan tersebut, kedua negara akan memfokuskan pembahasan pada keamanan pelayaran dan upaya menjaga stabilitas di salah satu jalur perdagangan energi paling strategis di dunia.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengatakan agenda pembahasan akan menitikberatkan pada keamanan pelayaran di Selat Hormuz.

Menurutnya, kunjungan itu merupakan kelanjutan dari konsultasi yang telah berlangsung antara Iran dan Oman selama satu hingga dua bulan terakhir.

Baghaei menyebut kedua negara terus menjalin komunikasi untuk membahas berbagai isu regional, termasuk langkah-langkah yang dapat mendukung keamanan dan stabilitas di kawasan Teluk.

Selat Hormuz Jadi Perhatian Utama

Selat Hormuz merupakan salah satu jalur pelayaran paling strategis di dunia.

Jalur laut tersebut menjadi penghubung utama bagi ekspor minyak mentah dan gas alam cair dari kawasan Teluk menuju pasar internasional.

Posisi strategis itu membuat setiap perkembangan di Selat Hormuz selalu mendapat perhatian masyarakat internasional.

Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat dalam beberapa waktu terakhir juga meningkatkan kekhawatiran terhadap kelancaran arus pelayaran dan distribusi energi global.

Dalam pernyataannya, pemerintah Iran menegaskan pentingnya membahas keamanan pelayaran bersama Oman.

Kedua negara sama-sama memiliki wilayah perairan yang berbatasan dengan Selat Hormuz sehingga koordinasi dinilai penting untuk menjaga stabilitas kawasan.

BERITA LAINNYA :  Donald Trump Klaim AS–Israel Unggul dalam Perang Melawan Iran

Konsultasi Berlanjut

Iran menyatakan dialog dengan Oman akan terus berlanjut sebagai bagian dari mekanisme konsultasi bilateral.

Muscat selama ini dikenal memiliki hubungan diplomatik yang baik dengan berbagai negara di kawasan dan kerap berperan sebagai mitra dialog dalam berbagai isu regional.

Melalui pertemuan tersebut, kedua negara diharapkan dapat memperkuat komunikasi sekaligus membahas berbagai perkembangan yang berkaitan dengan aktivitas pelayaran di Selat Hormuz.

Selat Hormuz memiliki arti penting bagi perdagangan internasional karena menjadi jalur bagi sebagian besar pengiriman energi dari Timur Tengah.

Oleh sebab itu, berbagai perkembangan yang terjadi di kawasan tersebut berpotensi memengaruhi stabilitas pasar energi dunia.

Sebelumnya, pemerintah Iran menyampaikan bahwa pembahasan mengenai Selat Hormuz akan menjadi salah satu agenda utama dalam kunjungan Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi ke Oman.

Hasil pertemuan itu diperkirakan akan menjadi bagian dari upaya diplomasi kedua negara dalam menjaga komunikasi serta membahas isu-isu yang berkaitan dengan keamanan maritim dan stabilitas kawasan. (*)

1.185 Tayangan