Seruan Jihad Lawan Densus hingga Bakar Polres Beredar di Medsos, Polisi Tengah Lakukan Pemantauan

oleh -
oleh
Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo/detik.com

PUBLIKKALTIM.COM – Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim melalui tim patroli siber sudah memonitor seruan yang beredar mengenai  jihad melawan Densus 88 Antiteror Polri.

Seruan tersebut sudah beredar di media sosial (medsos) screenshot pesan di WhatsApp (WA).

Pesan itu juga berisi hasutan memerangi polisi.

Tim patroli siber saat ini terus melakukan pemantauan terkait seruan tersebut.

“Sudah dimonitor tim patroli siber,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (19/11/2021).

Dedi menjelaskan, penyebar seruan ujaran kebencian dan hasutan itu sudah diberi peringatan oleh polisi.

Menurutnya, tim patroli siber selalu melakukan profiling terhadap konten di medsos yang berisi provokasi hingga ujaran kebencian.

BERITA LAINNYA :  Hindari Krisis Covid-19, Ratusan Warga Australia di Indonesia Akan Dipulangkan pada Agustus

“Ya sudah diberikan peringatan. Siber patrol melakukan mapping dan profiling setiap konten-konten ujaran kebencian, provokasi, dan hoax,” pungkasnya.

Ujaran kebencian dan hasutan berjihad memerangi Densus 88 ini disebar melalui WhatsApp.

Isi pesan itu turut memprovokasi umat Islam agar membakar polres-polres yang ada di Indonesia. (*)

Artikel ini telah tayang di detiknews dengan judul  “Polri Usut Penyebar Seruan Jihad Lawan Densus hingga Bakar Polres” https://news.detik.com/berita/d-5818438/polri-usut-penyebar-seruan-jihad-lawan-densus-hingga-bakar-polres.

1.056 Tayangan