PUBLIKKALTIM.COM – Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 masih lebih dari dua tahun lagi, tetapi manuver politik sudah dimulai sejak sekarang.
Sejumlah tokoh yang digadang-gadang untuk maju di Pilpres 2024 pun sudah mulai bermunculan.
Berdasarkan survei yang digelar Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC), Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok masuk daftar calon presiden pada Pilpres 2024.
Nama Ahok muncul pada simulasi semi-terbuka.
Dalam survei ini, Ahok menempati urutan ketujuh dari 43 nama kandidat bersaing di papan tengah dengan Ketua Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno.
“Agak sedikit jauh di bawah lima persen Pak AHY 3,7 persen, Sandiaga Uno 3,5 persen, Ridwan Kamil 3,3 persen, dan Basuki Tjahaja Purnama 3 persen,” ucap Direktur Eksekutif SMRC Sirojudin Abbas dalam jumpa pers, Selasa (28/12).
Meski demikian, SMRC tak banyak membahas kemunculan nama Ahok.
SMRC berfokus pada nama-nama kandidat di papan atas.
Misalnya elektabilitas Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo.
Keduanya bersaing ketat dalam simulasi semi-terbuka dan simulasi 15 nama.
Pada simulasi semi-terbuka 43 nama, elektabilitas Prabowo 19,7 persen, Pak Ganjar 19,2 persen.
Saat nama dikerucutkan menjadi 15, elektabilitas Prabowo 22,7 persen dan Ganjar 22,5 persen.
Survei SMRC ini dilakukan pada 8-16 Desember 2021.
Sirojudin menyebut survei ini digelar dengan dana dari Corporate Social Responsibility (CSR) SMRC.
Sebanyak 2.062 responden dilibatkan dalam survei ini.
Ambang batas kesalahan survei ini kurang lebih 2,2 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.
Sebelumnya, nama Ahok juga muncul dalam survei capres di Litbang Harian Kompas Oktober lalu.
Survei itu menyebut elektabilitas Ahok 1,5 persen. Ia bersaing dengan sejumlah kandidat, seperti Sandiaga Uno dan AHY. (*)