Wali Kota Andi Harun Apresiasi Swadaya Warga Bangun Masjid Hubbul Wathon di Loa Janan Ilir

oleh -49 views
oleh
Wali Kota Andi Harun saat resmikan Masjid Hubbul Wathon di Kelurahan Sengkotek, Kecamatan Loa Janan Ilir/ist

PUBLIKKALTIM.COM – Wali Kota Samarinda, Andi Harun meresmikan langsung Masjid Hubbul Wathon di Kelurahan Sengkotek, Kecamatan Loa Janan Ilir, Minggu (5/4/2026).

Peresmian itu menjadi momentum penguatan peran masjid sebagai pusat kegiatan umat.

Masjid tersebut diketahui dibangun secara swadaya oleh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Andi Harun mengapresiasi pengurus yayasan dan warga yang berinisiatif membangun masjid secara mandiri.

Ia menilai langkah tersebut mencerminkan kepedulian tinggi masyarakat terhadap kebutuhan sarana ibadah.

Ia menjelaskan bahwa masjid tersebut sebelumnya berdiri di lingkungan perusahaan, kemudian masyarakat memindahkan dan membangunnya kembali di lokasi yang baru. Menurutnya, proses tersebut menunjukkan semangat gotong royong yang kuat.

“Semangat kebersamaan seperti ini harus terus kita jaga karena menjadi kekuatan utama dalam pembangunan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Andi Harun menegaskan bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga harus menjadi pusat kegiatan sosial dan keagamaan.

Ia mendorong pengurus masjid untuk mengoptimalkan seluruh fungsi masjid agar keberadaannya benar-benar dirasakan oleh masyarakat sekitar.

Ia menyebutkan empat fungsi utama yang harus dijalankan masjid.

Pertama, masjid harus menjadi pusat ibadah, khususnya dalam pelaksanaan salat berjamaah lima waktu.

Kedua, masjid perlu berperan sebagai pusat pendidikan keagamaan, termasuk kegiatan pembelajaran Al-Qur’an bagi anak-anak dan masyarakat umum.

BERITA LAINNYA :  Sulap Sampah Jadi Listrik, Pemkot Samarinda Gandeng Perusahaan Tiongkok

Selanjutnya, ia menekankan pentingnya fungsi masjid sebagai sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah.

Menurutnya, masjid dapat menjadi ruang berkumpul yang mempererat hubungan sosial serta membangun kebersamaan antarwarga.

Fungsi keempat, lanjutnya, adalah peran sosial melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.

Ia meminta pengurus masjid mengelola dana tersebut secara profesional melalui fungsi baitul mal agar dapat membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang baik akan memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat di sekitar masjid,” tegasnya.

Ia berharap Masjid Hubbul Wathon tidak hanya menjadi simbol tempat ibadah, tetapi juga mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia juga optimistis keberadaan masjid yang dikelola secara optimal dapat memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus kepedulian sosial.

Peresmian ini sekaligus menunjukkan bahwa kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah mampu menghadirkan fasilitas keagamaan yang representatif dan bermanfaat luas.

Pemerintah Kota Samarinda berkomitmen terus mendukung inisiatif masyarakat dalam membangun sarana ibadah dan kegiatan sosial keagamaan. (Adv)

1.013 Tayangan