Balas Dendam Atas Kematian Ali Kogoya, KKB Bakar 16 Rumah Warga di Ilaga

oleh -
oleh
Ilustrasi OPM yang membakar fasilitas umum/kompas.tv

PUBLIKKALTIM.COM – Kelompok kriminal bersenjata (KKB) kembali melakukan aksi pembakaran rumah warga di sekitar Ilaga, Kabupaten Puncak.

Pembakaran itu diduga dilakukan karena salah satu rekannya yakni Ali Kogoya tewas terbunuh saat hendak ditangkap aparat.

Peristiwa pembakaran rumah itu dibenarkan oleh Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri.

“Memang benar setelah anggota KKB atas nama Ali Teu Kogoya tewas ditembak pada Minggu (3/4), KKB dilaporkan melakukan sejumlah aksi pembakaran rumah warga”, ujar Irjen Pol Mathius Fakhiri, Kamis (7/4/2022).

Mathius Fakhiri menjelaskan dari laporan yang diterima sejak Selasa (5/4) tercatat 16 rumah warga ludes dibakar anggota KKB di sekitar Ilaga.

Akibat aksi pembakaran tersebut, warga mengungsi ke tempat-tempat yang dianggap aman termasuk ke Mapolres Puncak di Ilaga.

Sejauh ini, kata Mathius Fakhiri tidak ada laporan korban jiwa, namun pihaknya meminta agar anggota senantiasa waspada dan tidak terpancing dengan aksi yang dilakukan KKB.

BERITA LAINNYA :  Penampilan Dian Sastrowardoyo Jadi Sorotan di TIFF 2025, Pakai Pin One Piece

“KKB terus berupaya memancing anggota dan saat kita lemah mereka akan menyerang dan merampas senjata serta amunisi, ” jelasnya.

Sebagai informasi, Ali Kogoya merupakan anggota KKB Koyawage membawa sepucuk senjata api laras jenis FN 46 AK, No seri EA 1520077 yang berisi dua butir peluru di dalam magasin.

Senjata api FN yang dibawa Ali Kogoya berasal dari Undius Kogoya yang saat ini bergabung dengan Kelenak Telenggen di Ilaga, Kabupaten Puncak.
Kemudian Ali Kogoya tewas ditembak personal Satgas Damai Cartenz karena mencoba melawan petugas saat hendak ditangkap, pada Minggu (3/4/2022) (*)