Bisa Tiru Strategi Serangan Militer AS, Rusia Klaim Punya Senjata Hipersonik dan Rudal Jelajah

oleh -
oleh
Ilustrasi Rudalt/matamatapolitik.com

PUBLIKKALTIM.COM – Jumat (9/12/2022), Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa negaranya bisa mengadopsi apa yang dia gambarkan sebagai konsep Amerika Serikat menggunakan serangan militer awal.

Hal itu mengindikasikan bahwa Rusia punya senjata buat melakukan itu.

“Kami baru saja memikirkan tentang itu. Mereka tidak malu membicarakannya secara terbuka selama beberapa tahun terakhir,” ujar Putin dikutip dari AP News.

Rusia khawatir selama bertahun-tahun tentang upaya AS mengembangkan apa yang disebut kemampuan Serangan Global Cepat Konvensional.

Ini merupakan serangan militer dengan senjata konvensional berpemandu menyasar target strategis musuh di lokasi mana pun di dunia dalam waktu satu jam.

“Berbicara tentang serangan pelucutan senjata, mungkin ada baiknya mengadopsi ide-ide yang dikembangkan oleh rekan AS, ide mereka untuk memastikan keamanan mereka,” ucap Putin.

Dia mengklaim Rusia punya senjata hipersonik yang sudah aktif buat kemampuan serangan seperti itu. Putin juga mengatakan negaranya memiliki rudal jelajah yang melampaui AS.

BERITA LAINNYA :  Rusia Diminta Bersiap, Pakar Sebut Perang Dunia III Telah Berlangsung

Sementara Putin tampaknya merujuk pada senjata berpemandu konvensional ketika membicarakan meniru strategi AS, dia secara khusus mencatat bahwa AS tidak mengesampingkan penggunaan senjata nuklir untuk pertama kalinya.

“Jika musuh potensial percaya bahwa mereka dapat menggunakan teori serangan pendahuluan dan kita tidak, itu membuat kami berpikir tentang ancaman yang ditimbulkan oleh ide-ide semacam itu dalam postur pertahanan negara lain,” pungkasnya. (*)

1.075 Tayangan