Dampak Musim Kemarau Perlahan Dirasakan Warga, Debit Air di Sungai Mahakam Mulai Berkurang

oleh -
oleh
Salah satu postingan yang memperlihatkan kondisi Sungai Mahakam di Samarinda yang surut, Senin (7/8/2023)/Medsos

PUBLIKKALTIM.COM – Musim kemarau mulai dirasakan dampaknya oleh masyarakat Kalimantan Timur (Kaltim), misalnya seperti Samarinda.

Sejumlah kawasan mulai dikabarkan mengalami kekeringan ekstrim.

Bahkan ada postingan viral di media sosial yang memperlihatkan penampakan Sungai Mahakam yang surut hingga nyaris menyentuh area alur pelayaran.

Selain itu, Tepian Sungai Mahakam yang biasa dipenuhi pemancing ataupun pengunjung mulai terlihat sepi.

“Mau singgah panas. Sampah melulu yang kelihatan di tepian kalau surut,” ujar Alfrida (29), salah satu warga Samarinda dikutip dari tribunkaltim.

Untuk Sungai Mahakam Samarinda sendiri terpantau Selasa (8/8/2023) ini masih mengalami penurunan debit air ekstrim yang terlihat di sepanjang area Tepian Mahakam.

BERITA LAINNYA :  Masuk Musim Kemarau, Ini yang Dilakukan Polresta Samarinda untuk Antisipasi Kebakaran Hutan

Surutnya Sungai Mahakam ini pun mulai berdampak ke sektor pelayaran.

Beberapa pelaut mengaku tak bisa berlayar ke wilayah hulu sungai atau Melak dan Tering.

“Kalaupun ada mungkin hanya kapal mesin kecil yang menarik tongkang kecil. Kalau mau dipaksa yah kapal kandas,” beber Kapten Andry, salah seorang pelaut yang berlayar di perairan Sungai Mahakam hulu dan Muara Berau. (*)

 

1.205 Tayangan