DPRD Samarinda Beberkan Tiga Hal Krusial dalam Upaya Pengendalian Banjir

oleh -76 views
oleh
Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Sani Bin Husain/HO
Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Sani Bin Husain/HO

PUBLIKKALTIM.COM – DPRD Samarinda mengapresiasi berbagai langkah yang telah dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dalam mengatasi persoalan banjir.

Misalnya pembangunan sistem drainase kota dan program pengendalian banjir yang telah dicanangkan seperti pembebasan lahan di sepanjang Sungai Karang Mumus (SKM).

Dukungan itu datang dari Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Sani Bin Husain.

Ia juga mengajak masyarakat membangun budaya sadar banjir.

Sani mencontohkan berbagai inisiatif yang dapat diterapkan, seperti kampung siaga banjir, sekolah adaptif terhadap Banjir, hingga gotong royong rutin membersihkan saluran air.

Kendati demikian, ia juga menekankan bahwa strategi pengendalian banjir harus diperkuat dan disempurnakan.

“Saya mengapresiasi semua upaya yang sudah dilakukan, tetapi ada tiga hal yang harus menjadi perhatian,” ucapnya.

Sani menyebut tiga hal krusial dalam pengendalian banjir, yakni:

1. Perencanaan berbasis kajian ilmiah

Ia menilai setiap proyek infrastruktur, khususnya pengendalian Banjir, harus dirancang dengan melibatkan para ahli dan akademisi.

BERITA LAINNYA :  DPRD Kaltim Dukung Pengadaan Kendaraan Listrik Jadi Kendaraan Dinas

Menurutnya, pendekatan berbasis sains dapat menghasilkan solusi yang lebih tepat dan berkelanjutan.

2. Evaluasi berkala proyek yang berjalan

Evaluasi secara rutin perlu dilakukan bukan untuk mencari kesalahan, melainkan untuk menyempurnakan langkah yang telah ditempuh serta memastikan efektivitas penggunaan anggaran.

3. Penguatan kesadaran kolektif

Ia menekankan bahwa penanganan Banjir tidak hanya soal pembangunan fisik, tapi juga soal membangun kesadaran bersama.

Masyarakat harus terlibat aktif dari hulu hingga hilir.

“Ini bukan sekadar soal infrastruktur, tapi juga soal kesadaran bersama,” pungkasnya.  (adv)

1.018 Tayangan