PUBLIKKALTIM.COM – Imbas dari membalas cuitan konten dewasa yang memuat narasi sebagai simpanan tante pada Rabu (9/2), admin pengelola Akun twitter resmi Kejaksaan Agung (Kejagung) @KejaksaanRI dicopot.
Terkait hal itu pun, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak buka suara.
Leonard mengatakan bahwa balasan melalui akun twitter resmi Kejagung itu merupakan bentuk kelalaian dari admin yang mengelola.
“Adminnya lalai dan sudah kami tertibkan,”katanya dikuti dari cnnindonesia.com, Kamis (10/2).
Ia juga memastikan bahwa admin yang bertugas saat ini sudah tak diberi tanggung jawab lagi untuk bertugas mengelola akun twitter milik Kejaksaan tersebut.
“Enggak jadi admin lagi,” tegasnya.
Peristiwa itu beredar di media sosial melalui hasil tangkapan layar dari netizen yang kemudian disebarkan kembali ke media sosial.
Dari tangkapan layar yang beredar, akun twitter dengan username @tantintin89 semula menggunggah cuitan dengan tulisan siapa yang mau jadi simpanan tante rewet like dong, join kalau mau’.
Ia turut menyertakan tautan.
Akun tersebut juga mengunggah foto seorang wanita mengenakan baju berwarna pink tengah menjulurkan lidah ke arah depan kamera.
Kemudian, terlihat akun lain yang turut membalas unggahan tersebut dengan menggunakan bahasa asing. Di bawahnya, terdapat akun @Kejaksaan RI yang terverifikasi dengan centang biru turut membalas cuitan itu.
Akun Kejaksaan membalas kedua akun tersebut dengan huruf ‘K’ lalu memberikan gambar emoticon tertawa. Saat ini, balasan tersebut sudah dihapus. (*)