Geger, Seorang Guru Ngaji yang Dinyatakan Hilang Sudah Ditemukan di Dalam Sumur Tanpa Busana

oleh -
oleh
Ilustrasi Sumur/tribunnews.com

PUBLIKKALTIM.COM – Berita Nasional yang dikutip PUBLIKKALTIM.COM tentang Athiqotul Mahya (28 tahun), guru ngaji yang ditemukan tewas tanpa busana di dalam sumur.

Seorang perempuan berusia 28 tahun di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, ditemukan tewas tanpa busana.

Perempuan tersebut diketahui bernama Athiqotul Mahya (28), seorang guru ngaji dikenal sebagai sosok yang sangat islamis.

Sehari-hari, ia memakai jilbab panjang sebagaimana syariat Islam.

Belakangan terungkap, sebelum dinyatakan hilang lalu ditemukan di dalam sumur oleh tukang ledeng, perempuan yang akrab disapa Bunda Maya itu sempat mengikuti perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Khadijah Ibrahim, tak jauh dari rumahnya, pada Minggu malam (1/11/2020).

Kematian Mahya diduga kuat karena dibunuh.

Sebab, ada bercak darah di sekitar lubang sumur tempat Mahya ditemukan.

Menurut Mulyadi, tukang ledeng yang pertama kali menemukan jasad Mahya, Mahya hanya mengenakan celana dalam, mengambang di permukaan air sumur.

Mahya sendiri diketahui ibu dua anak. Kedua anaknya masih balita.

Yang seorang baru berumur sekitar 3 tahun, sedangkan yang satu lagi masih berumur beberapa bulan.

Selain istri yang solehah, dia adalah sosok guru ngaji yang baik dan lembut dalam mengajari anak-anak mengaji.

Yang membuat kerabat dan sahabatnya bersedih, Mahya menghilang usai ikut menyemarakkan Maulid Nabi Muhammad SAW.

“Hari ini sosok yang berkesan itu telah berpulang. Sosok yang penuh kecintaan kepada Nabi, sebab kejadian hilangnya sesaat setelah beliau dan keluarga kecilnya menyemarakkan Maulid Nabi.

BERITA LAINNYA :  Apresiasi Kegiatan NU di Sempaja Utara, Rusmadi Ingatkan Semangat Kebersamaan

Almarhumah meninggalkan seorang suami dan 2 orang anak yang masih balita,” sambung kerabatnya itu.

Kanit Reskrim Polsek Cibinong AKP Yunli Pangestu mengatakan, jasad Mahya ditemukan di rumahnya sendiri yang berlokasi di Ciriung, Cibinong, Kabupaten Bogor.

“Kronologinya ditemukan keluarganya, ada gelembung-gelembung dalam sumur ketika dia memperbaiki mesin sumur,” kata Kanit Reskrim Polsek Cibinong AKP Yunli Pangestu saat dihubungi wartawan, Selasa (3/11/2020).

Saat ditemukan kondisi jasad hanya mengenakan celana dalam saja.

Jasad itu pun dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan proses otopsi.

“Ini masih mau diotopsi di RS Kramat Jati,” beber Yunli.

Dalam kasus ini polisi masih melakukan pendalaman termasuk memeriksa sejumlah saksi.

Polisi masih mendalami apakah korban sengaja dibunuh atau tidak.

“Kita masih penyelidikan, kita cari saksi yang mengarah ke sana atau misalnya ada penemuan baru kita akan kembangkan,” pungkas Yunli.

Kepergian Mahya yang tragis itu pun menuai belasungkawa dari banyak pihak.

Di antaranya dari Keluarga besar GEN-Q Tigaraksa Smart Family, tempat Mahya bekerja.

“Yaa Allah, terimalah Iman Islamnya, terimalah amal shalihnya, ampuni segala kekurangan dan kesalahannya, jadikan ia husnul khotimah, lapangkan dan terangi kuburnya, serta jadikan surga sebagai tempat peristirahatannya.

Semoga keluarga yang ditinggalkan tetap kuat dan tabah dalam menghadapi ujian ini dan semoga pelaku pembunuhan dihukum seberat-beratnya. Aamiin,” kata seorang netizen. (*)

Artikel ini telah tayang di indozone.id dengan judul “Sebelum Tewas dalam Sumur, Athiqotul Mahya Sempat Rayakan Maulid Nabi Muhammad SAW” https://www.indozone.id/news/RMsxDRq/sebelum-tewas-dalam-sumur-athiqotul-mahya-sempat-rayakan-maulid-nabi-muhammad-saw/read-all

1.173 Tayangan