PUBLIKKALTIM.COM – Debat publik ketiga calon gubernur dan wakil gubernur Kaltim digelar pada Jumat (22/11/2024).
Kegiatan itu berlangsung di Grand Studio Metro TV, Jakarta Barat.
Ketua KPU Kaltim, Fahmi Idris, saat memberikan sambutan pada kegiatan itu, menekankan pentingnya debat sebagai ajang untuk meyakinkan masyarakat agar datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada 27 November 2024 untuk menggunakan hak pilih mereka dalam pemilihan Gubernur Kaltim.
“Kami menargetkan tingkat partisipasi sebesar 77,5 persen, sesuai target nasional. Semoga debat ini bisa meyakinkan masyarakat untuk datang dan menggunakan hak pilihnya pada 27 November nanti,” ujar Fahmi dalam sambutannya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa partisipasi pemilih Kaltim pada Pemilu sebelumnya yang digelar pada Februari 2024 telah melampaui target nasional dengan angka 79,81 persen.
Hal ini menunjukkan kesadaran politik masyarakat Kaltim semakin meningkat.
Atas hal itu, Fahmi mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung KPU dalam bekerja, mulai dari tim perumus, panelis, pemerintah, hingga jajaran keamanan TNI dan Polri
“Ini adalah keberhasilan kita bersama. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung KPU dalam bekerja,” ucapnya.
Sebagai informasi, debat publik ketiga ini menjadi kesempatan terakhir bagi pasangan calon untuk mengutarakan visi dan misi mereka kepada masyarakat.
Fahmi menambahkan bahwa tema debat kali ini mencakup Ekonomi, Pendapatan Daerah, Kebudayaan dan Lingkungan.
Menurutnya, tema itu sangat strategis untuk mengukur kemampuan masing-masing kandidat dalam menghadapi tantangan pembangunan di Kaltim.
“Pada debat kali ini, para pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Kaltim menunjukkan visi besar mereka untuk masa depan daerah. Kami berharap masyarakat Kaltim semakin yakin dengan pilihan mereka setelah mengikuti rangkaian debat ini dan datang ke TPS pada 27 November mendatang,” pungkasnya. (adv)