PUBLIKKALTIM.COM – Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXIX Tahun 2022 Kalimantan Selatan turut dihadiri Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi.
Pembukaan MTQ 2022 ini digelar pada, Rabu (12/10/2022) malam di kawasan Kiram Park Desa Kiram, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar dengan diawali tembakan kembang api serta defile kafilah peserta MTQ dari Provinsi Aceh dan diakhiri kafilah tuan rumah, Provinsi Kalimantan Selatan.
Perhelatan MTQ kali ini diikuti 34 provinsi se-Indonesia dan resmi dibuka Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin ditandai dengan pengibaran bendera MTQ dan pemukulan beduk.
Dalam kesempatan itu, Wagub Hadi Mulyadi mengucapkan selamat dan mengapresiasi Kalimantan Selatan selaku tuan rumah MTQ nasional tahun ini.
“Selamat dan sukses, semoga lancar hingga akhir penyelenggaraan dan terpilih juara-juara terbaik untuk syiar agama,” ucapnya.
Menurutnya, sukses penyelenggaraan juga sukses prestasi bahkan sukses perekonomian Kalimantan Selatan sebagai tuan rumah pasca pandemi Covid-19 yang menghantam berbagai lini kehidupan.
“Semoga penyelenggaraan MTQ di Kalimantan Selatan ini membawa keberkahan bagi Indonesia,” harapnya.
Sementara Wakil Presiden Ma’ruf Amin dalam sambutannya sebelum membuka MTQ mengatakan sejak diselenggarakan tahun 1968 telah memberikan dampak besar dalam membangun kecintaan masyarakat terhadap Al Qur’an.
Hal ini terlihat dari banyaknya pesantren dan lembaga penghafal Al Qur’an yang mengalami kenaikan signifikan setiap tahunnya.
“Penyelengaraan MTQ juga mengalami perkembangan yang sangat pesat dalam cabang dan golongan yang dipertandingkan,” jelasnya..
Kondisi ini juga tak lepas dari dukungan pemerintah dalam penyelenggaraan MTQ demi mewujudkan masyarakat yang religius serta memiliki akhlak yang Qur’ani.
“MTQ tidak semata wahana berlatih dan berlomba, tetapi ajang mengedukasi umat semakin mencintai dan membumikan Al Qur’an,” harapnya.
Sebagai informasi Ajang MTQ di Bumi Lambung Mangkurat Kalsel Babussalam tahun ini diikuti 1.676 peserta dan 135 dewan hakim dengan melombakan delapan cabang musabaqah terdiri 23 golongan yang diperlombakan. (Adv/ Kominfo Kaltim)