PUBLIKKALTIM.COM, SAMARINDA – Wakil Ketua I Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kaltim, Tito Sugiarto membenarkan soal 3 nama yang digadang-gadang memperebutkan jabatan sebagai Dewan Perwakilan Daerah (DPD) I partai Golongan Karya (Golkar) Kaltim.
Nama yang disebut-sebut ialah, Gubernur Kaltim Isran Noor, Wakil Walikota Balikpapan Rahmad Mas’ud, dan Ketua DPRD Provinsi Kaltim Makmur HAPK.
Namun nama-nama diatas masih harus menunggu keputusan dari Musyawarah Daerah (Musda). Sebelum dilaksanakannya Musda masih harus melewati beberapa rangkaian acara yaitu Musyawarah Nasional (Munas) dan Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda).
“Iya, karena mekanisme partai itu sebelum musda kan rapimda dulu, Jadi memang tahapannya masih panjang. Artinya kepanitiaan sendiri belum dibentuk, karena menunggu hasil munas,” ujar Tito Sugiarto, Wakil Ketua AMPI Kaltim saat dikonfirmasi via telepon, Selasa (12/11/2019).
Ketiga nama yang digadang-gadang memperebutkan DPD I partai Golkar Kaltim diketahui sudah diperbincangkan dalam sayap partai (AMPI), dan sejauh ini belum ada nama-nama baru yang muncul ke permukaan. Awak media mempertanyakan apakah ketiga nama tersebut, adalah ajuan formal yang telah masuk ke struktur organisasi Golkar di daerah ataupun pusat. Untuk hal itu, Tito sampaikan bahwa ketiga nama itu muncul dari diskusi-diskusi formal di internal Golkar.
“Kalau secara langsung sih belum, cuma diskusi-diskusi formal iya sudah ada. Selain tiga nama ini sementara belum ada, karena kita masih fokus ke Munas yang di gelar 4 sampai 6 Desember,” kata Tito.
Sebagai informasi, Rapat Pleno Partai Golkar telah menetapkan jadwal Musyawarah Nasional atau Munas Golkar pada 4-6 Desember 2019 mendatang. Munas akan memilih ketua umum partai beringin periode berikutnya.
Usai Munas Golkar tersebut, barulah pengurus di daerah akan melanjutkan ke Musda di masing-masing provinsi. (*)