Jubir Presiden Jokowi Kosong, Fahri Hamzah: Jangan yang Ecek-ecek

oleh -7 views
Fahri Hamzah/portal-islam.id

PUBLIKKALTIM.COM – Fadjroel Rachman resmi menjadi Duta Besar (Dubes) RI untuk Kazakhstan.

Sehingga jabatan juru bicara (jubir) Presiden Joko Widodo (Jokowi) kini tengah kosong

Waketum Partai Gelora Fahri Hamzah berharap jubir Jokowi bisa diemban Menteri Sekretaris Kabinet (Menseskab) Pramono Anung.

“Menurut saya harus diperkuat ya, jadi malah saya mengharapkan Menseskab merangkap jubir itu. Karena seharusnya, juru bicara itu harus punya akses kepada rapat kabinet,” kata Fahri Hamzah di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (25/10/2021).

Fahri menilai selama ini jubir Jokowi tak memiliki akses untuk mengikuti rapat kabinet.

Kerja jubir seperti itu, menurut Fahri Hamzah, tak boleh lagi terjadi.

“Yang saya tahu selama ini jubir-jubirnya nggak ada yang punya akses ke rapat kabinet.

Terus dia nyari-nyari berita sendiri di internet, di apa, terus dia baru ngomong, gitu loh. Nggak boleh,” ucapnya.

Mencontohkan Amerika Serikat (AS), Fahri menjelaskan jubir presiden setingkat dengan menteri.

Oleh sebab itu, jabatan yang memiliki tugas mensosialisasikan program pemerintah itu tak bisa diemban figur yang setengah hati.

“Jubir itu harus ada dalam rapat kabinet. Makanya di Amerika Serikat kan jubir itu kan setingkat menteri, Press Secretary namanya ya kan. Harusnya begitu. Ya juga jangan taruh figur yang ecek-ecek juga harus betul-betul solid, supaya Presiden terbantu di dalam mensosialisasikan ide-ide pemerintah,” ucapnya.

BERITA LAINNYA :  Kerja Dirumah, Ini Sanksi Tegas Bagi ASN Bontang Ketahuan Nongkrong Tak Penting

Lantas, apakah Fahri Hamzah tertarik menjadi jubir Jokowi? Fahri Hamzah menjawab dengan santai.

“Saya mau pensiun sampai 2024. Nanti 2024 kita tarung lagi,” imbuh pimpinan DPR RI periode 2014-2019 ini.

Teka-teki soal juru bicara Presiden setelah Fadjroel Rachman menjadi Dubes Kazakhstan belum terjawab.

Presiden Jokowi sampai saat ini belum memberikan arahan.

“Sampai saat ini belum ada arahan Presiden. Selain itu di istana sudah ada Menteri Sekretaris Negara, Sekretaris Kabinet, dan KSP,” kata Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Bey Machmudin kepada wartawan, Senin (25/10).

Fadjroel sebelumnya resmi dilantik menjadi Dubes Kazakhstan pada pagi tadi. Penunjukan Fadjorel sebagai dubes meninggalkan posisi jubir Presiden.

Fadjroel saat ditanya mengatakan keputusan terkait penunjukan jubir merupakan hak Presiden Jokowi. Fadjroel yakin Jokowi sudah mempersiapkan yang terbaik.

“Presiden pasti sudah mengatur rencana terbaik untuk membantu beliau,” kata Fadjroel, Jumat (22/10). (*)

Artikel ini telah tayang di detiknews dengan judul  “Fahri Harap Pramono Anung Merangkap Jubir Jokowi: Jangan yang Ecek-ecek!” https://news.detik.com/berita/d-5781788/fahri-harap-pramono-anung-merangkap-jubir-jokowi-jangan-yang-ecek-ecek.