Kisah Sedih Gadis Cantik Asal Bandung, Dijual Orang Tua ke Pria Hidung Belang untuk Bayar Utang

oleh -
oleh
Ilustrasi persetubuhan/Tempo.co

PUBLIKKALTIM.COM – Berita Nasional yang dikutip PUBLIKKALTIM.COM tentang cerita miris gadis cantik asal Bandung.

Seorang ibu tega menjual putrinya kepada pria hidung belang.

Ibu yang bertindak sebagai muncikari itu beraksi bersama suaminya NK yang juga ayah sambung korban.

Gadis malang tersebut diketahui berinisial TW (15).

Ia harus kehilangan keceriaan di masa remajanya yang indah.

Dia merelakan kehormatannya direnggut untuk melayani pria-pria hidung belang.

Lebih memilukannya lagi, kegadisan TW direnggut oleh pria-pria hidung belang atas penawaran dari kedua orang tuanya.

Di usianya yang masih belia, TW dibawa dari hotel ke hotel untuk menjadi pemuas napsu bejat lelaki hidung belang.

Tidak main-main, TW setia harinya dipaksa melayani tiga pria hidung belang .

Jumlah tersebut akan bertambah ketika akhir pekan. Laki-laki yang dilayaninya dengan kedok layanan pijat bisa lebih dari tiga orang.

Kelakuan bejat kedua orang tua TW ini akhirnya terungkap.

Pasutri ini tega menjual TW yang merupakan anak sulung dari tujuh bersaudara, demi bisa membayar utang.

Gadis cantik itu, sengaja didatangkan langsung dari Bandung, lalu dijual untuk layanan seks kepada pria hidung belang.

DK dan NK tega menjual buah hatinya sendiri, demi pelunasan utang pribadi.

Kepada penyidik polisi, NK mengaku bisnis prostitusi ini nekat digelutinya demi melunasi utang tunggakan kontrakan rumah di Bandung.

Pekerjaannya sebagai pemulung, tak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup dirinya dan ketujuh anaknya.

BERITA LAINNYA :  Meski Sepakat Skripsi Dihapus Sebagai Syarat Kelulusan, DPRD Kaltim Ingatkan Soal Mutu Pendidikan

Menurut Kasatreskrim Polres Kediri Kota, AKP Verawaty Thaib, para pelaku datang dari Bandung, dengan menjalankan bisnis prostitusi online berlabel Expo, melalui aplikasi pertemanan Michat.

“Mereka memesan satu kamar hotel disetiap kota yang disinggahi, untuk menawarkan TW dan MY dalam layanan seks berkedok pijat,” tuturnya.

Dalam kasus TW, pasutri DK dan NK menawarkan anak kandungnya untuk layanan pijat plus-plus dengan tarif Rp350 ribu.

Verawaty menyebutkan, pasutri ini datang ke Kediri, pada pertengahan bulan Februari. Sebelumnya, mereka singgah di Tulungagung, dan Madiun.

“Dalam sehari, menurut keterangan para tersangka, TW dipaksa melayani hingga tiga pria hidung belang.

Bahkan di akhir pekan, keduanya dipaksa melayani lebih dari tiga pria hidung belang.

Selama berada di Kediri, pelaku mengaku mendapatkan keuntungan bersih sebesar Rp4,5 juta,” tegasnya.

Kini DK, NK, harus mendekam di sel tahanan Polres Kediri Kota , untuk kepentingan penyelidikan.

Akibat perbuatan yang mereka lakukan, pasutri ini terancam hukuman 10 tahun penjara.  (*)

Artikel ini telah tayang di sindonews.com dengan judul ‘Cerita Miris Gadis Cantik Asal Bandung, Dijual Orang Tuanya untuk Layanan Seks Sadis’ https://daerah.sindonews.com/read/359896/704/cerita-miris-gadis-cantik-asal-bandung-dijual-orang-tuanya-untuk-layanan-seks-sadis-1615334588/20