Kritik Luhut Panjaitan, Kapitra Ampera: Telepon Ketika Presiden Jokowi Berpidato Tidak Bener Secara Etika Politik

oleh -
oleh
Politikus PDIP Kapitra Ampera/bbc.com

PUBLIKKALTIM.COM – Politikus PDIP Kapitra Ampera ikut merespons video berisi Menko Marvest Luhut Pandjaitan yang sedang asyik telponan saat Presiden Jokowi sedang berpidato

Menurut Kapitra Ampera, perbuatan Luhut Panjaitan tersebut itu tidak benar dan tidak pantas dilakukan saat Presiden Jokowi sedang memberikan pidato.

“Ketika Presiden Jokowi pidato, Luhut main telepon itu tidak bener secara etika politik, etika pemerintahan dan hirarki kekuasaan. Tidak elok dilihat orang,” ujar Kapitra, Sabtu (5/2).

Kapitra menyebutkan sebagai pejabat negara, Luhut Panjaitan seharusnya memberikan contoh yang baik kepada masyarakat.

Ia menyatakan seharusnya Luhut Panjaitan mengesampingkan kepentingan yang lain saat pidato presiden dilaksanakan.

“Harus memberikan contoh ketaatan pada pemimpin, ketika pemimpin bicara semua harus mengesampingkan yang lain dan mendengar arahan presiden,” lanjut  Kapitra Ampera.

Sebelumnya, video Luhut sedang menelepon kala Presiden Jokowi sedang memberi sambutan viral di media sosial.

BERITA LAINNYA :  DPRD Kaltim Bersama Pemprov Sepakati APBD Perubahan 2025 Rp21,74 Triliun

Dalam video yang viral ini, Jokowi sedang membacakan sambutan.

Di belakangnya, terlihat jajaran kabinet seperti Menteri PUPR Basuki Hadimoeljono, Menparekraf Sandiaga Uno, hingga Luhut.

Video dengan narasi mempertanyakan sikap Luhut ini ramai diperbincangkan.

Usut punya usut, momen Luhut menelepon saat Jokowi sedang sambutan terjadi dalam acara peresmian kawasan Pelabuhan Ajibata, Kabupaten Toba, Sumatera Utara, pada 2 Februari 2022.

Peresmian ini ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden. (*)

1.079 Tayangan