PUBLIKKALTIM.COM – Kursi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) hingga saat ini masih kosong usai ditinggal Tjahjo Kumolo yang meninggal dunia beberapa minggu yang lalu.
Sejumlah nama pun disebut untuk mengisi kursi menteri tersebut.
Diantaranya sekretaris jenderal (Sekjen) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto.
Namun Hasto menolak wacana dirinya akan ditunjuk sebagai orang yang akan mengisi jabatan Menpan-RB.
Hasto mengklaim dirinya lebih memilih akan membantu Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri dalam mengurus partai.
“Nama-nama sudah dibahas. Siapa itu, yang pastinya bukan saya. Karena saya lebih memilih untuk membantu Bu Mega di Jakarta mengurus partai. Nanti Bu Mega yang sampaikan kepada Pak Jokowi ,” ujar Hasto, Kamis (28/7) dikutip dari cnnindonesia.
Lebih lanjut, Hasto mengklaim meskipun nantinya dia ditawari mengisi jabatan tersebut, maka lebih memilih untuk direkomendasikan diberikan ke kader lain di PDIP.
Hasto menyatakan partai berlambang banteng itu memiliki banyak kader yang mumpuni untuk membantu Jokowi dalam menjalankan roda pemerintahan.
“Meskipun ditawari, saya sampaikan izin mohon maaf. Saya lebih baik di partai saja, mengurus partai, karena DNA saya mengurus partai seperti ini, bukan sebagai pejabat, itu nanti penugasan Bu Mega,” terangnya.
Sebelumnya, Megawati disebut telah memilih sejumlah nama untuk diajukan ke Presiden Jokowi mengenai pengganti mendiang Tjahjo Kumolo di kursi Menpan-RB.
Dalam keterangan resminya kepada wartawan, Hasto mengatakan pengajuan nama ke Jokowi hanya tinggal menunggu waktu.
“Nama-nama sudah dibahas. Siapa itu? Bukan saya, karena saya lebih memilih membantu Bu Megawati mengurus partai. Nanti Bu Megawati yang serahkan nama menteri PAN-RB yang baru ke Pak Jokowi,” kata Hasto dalam keterangannya itu.
Hasto belum dapat memastikan kapan Megawati akan menyerahkan nama tersebut secara resmi kepada Presiden. Namun, ia yakin Mega telah mengkomunikasikan hal itu langsung dengan Jokowi.
Sebagai informasi, setelah Tjahjo meninggal dunia, Menko Polhukam Mahfud MD menjadi Plt Menpan RB sampai Jokowi resmi menunjuk pejabat tetap. (*)