Polisi Kawal Ketat Pembongkaran Makam Yusuf Sebelum Lakukan Proses Autopsi

oleh -
oleh
Proses awal pembongkaran makam mendiang jenazah Ahmad Yusuf Ghazali

PUBLIKKALTIM.COM, SAMARINDA – Polresta Samarinda melakukan pembongkaran makam mendiang Ahmad Yusuf Ghazali (4), pada Selasa (18/2/2020) pukul 09.05 Wita ini sesuai agenda, Tim Inafis Mabes Polri dipimpin Kombes Pol, dr Sumy Hastry dan didampingi jajaran Polda Kaltim.

Sebelum pembongkaran di mulai, terpantau polisi melakukan pengawalan ketat dengan membentang garis polisi di Tempat Pemakaman Umum (TPU), Jalan Damanhuri, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Sungai Pinang.

Selain aparat kepolisian, petugas Kejaksaan Samarinda serta sanak keluarga, termasuk sang ayah Bambang Sulistyo. Namun Melisari sang ibunda Yusuf tak nampak pada pembongkaran hari ini.

“Sesuai dengan laporan polisi tanggal 23 November 2019 kami sudah melakukan penyelidikan kemeudian ditingkatkan menjadi penyidikan,” ucap Kanit Reskrim Polsek Samarinda Ulu Ipda M Ridwan saat memimpin pembongkaran makam.

Dengan posisi berdiri di atas makam, Ridwan membacakan putusan kalau rangkaian autopsi hari ini merupakan bentuk kesepakatan yang telah diajukan oleh pihak keluarga.

“Ada-nya permintaan untuk otopsi lanjutan, kami dari kepolisian akan melakukan otopsi dengan mabes,” imbuhnya.

BERITA LAINNYA :  Pejabat di Lingkungan Kejari se Kaltim Dimutasi, Pelantikan dan Serah Terima Digelar Hari Ini

Selain itu, lanjut Ridwan, sebelum proses pembongkaran, serah terima dan penyitaan kuburan mendiang Yusuf juga telah sesuai prosedur kejaksaan.

“Apakah benar ini kuburan dari anak kita mendiang Yusuf?,” tanya Ridwan.

“Baik, karena ini benar kuburannya maka akan kita mulai proses pembongkaran, dan diminta bagi yang tidak berkepentingan untuk turun mensterilkan area,” tandasnya.

Setelah area steril, penggali makam mulai bekerja di dampingi jajaran kepolisian. Sekira 20 menit berselang, petugas menggunakan kantong jenazah berwarna kuning menuruni pemakaman.

Di dalam kantong tersebut berisikan jenazah mendiang Yusuf, yang langsung di bawa ke sebuah gajebo di pemakaman untuk dilakukan proses autopsi oleh Tim Inafis kepolisian. (*)

1.099 Tayangan