Rizal Effendi Pantau Syarat Surat Rapid Test Antigen di Bandara Sepinggan Balikpapan, Ini Katanya

oleh -9 views
Proses sebelum dilakukannya rapid test di bandara SAMS Balikpapan/Diksi.co

PUBLIKKALTIM.COM, BALIKPAPAN – Pemerintah kota Balikpapan bersama stakeholder terkait melaksanakan pemantauan surat rapid antigen bagi pendatang yang tiba melalui Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan.

Disampaikan Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi, menurutnya pada pelaksanaan pemantauan ini tidak ada kendala dari masyarakat yang datang ke Kota Balikpapan melalui jalur udara ini.

“Ya pelaksanaan pemeriksaan hari ini sangat lancar, tidak banyak kendala hanya tadi kalau tidak salah 4 orang saja yang belum melaksanakan rapid antigen,” kata Rizal disela kegiatan pemeriksaan surat rapid antigen di Bandara SAMS Sepinggan, Senin (4/1/2021).

Ia mengatakan bagi yang tiba di Balikpapan namun tidak melakukan rapid antigen maka pihaknya meminta untuk melakukan rapid antigen yang telah disediakan di bandara.

“Saya kira sudah dipahami masyarakat yang memakai jasa penerbangan butuh rapid antigen, bahkan tadi ada yang bawa surat swab.

Yang belum mungkin karena daerahnya belom tahu kalo butuh syarat rapid antigen,” katanya.

General Manager Bandara Internasional Sepinggan Balikpapan Barata Singgih Riwahono, sesuai dengan ketentuan surat edaran Nomor 3 tahun 2020 dan surat edaran nomor 22 tahun 2020 kewajiban menggunakan rapid test antigen, pihaknya menyediakan fasilitas rapid test tersebut di bandara.

“Mulai dari 18 Desember di Bandara SAMS Sepinggan kami bekerjasama dengan Rumah Sakit Pertamina, selain rapid test antibody kami juga menyediakan rapid test antigen,” kata Barata.

BERITA LAINNYA :  Penyakit Komplikasi, Anggota Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Umi Kulsum, Meninggal dunia

Ia mengungkapkan hingga kemarin ada 2.879 orang yang melakukan rapid antigen, dan 372 orang yang rapid test antibody.

“Artinya presentase pengguna antigen yang menggunakan fasilitas kilinik di bandara adalah 89%, dari data tersebut yang berhasil diidentifikasi positif adalah 48 orang,” ujarnya. (*)