Rocky Gerung Minta Maaf di Kasus ‘Bajingan Tolol’, PDIP: Saling Memaafkan Itu Kan Bagus

oleh -140 views
oleh
Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto/radarnonstop.co

PUBLIKKALTIM.COM – Publik Indonesia belakangan terakhir ini dihebohkan dengan kasus ‘bajingan tolol’ diucapkan oleh akademisi Rocky Gerung.

Ucapan tersebut menimbulkan kontroversi di tengah masyarakat.

Ada yang menganggap bahkan ucapan itu merupakan sebuah kritikan kepada Presiden Joko Widodo

Namun ada juga yang menilai bahwa ucapan Rocky Gerung itu diduga telah menghina Joko Widodo.

Menyadari bahwa ucapannya dalam kasus ‘bajingan tolol, ini menimbulkan polemik dan perselisihan, Rocky Gerung pun mengucapkan permintaan maaf.

“Saya mengerti bahwa kasus ini kemudian membuka perselisihan di publik antara yang pro dan kontra. Itu yang membuat kehebohan yang ditafsirkan menjadi keonaran. Saya meminta maaf karena menyebabkan kalian berselisih,” ucap Rocky Gerung dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (4/8).

Ia menegaskan bahwa perkataannya itu tak bermaksud untuk mengkritik Jokowi secara pribadi.

Melainkan, kritik terhadap Jokowi sebagai pejabat publik.

“Itu saya lakukan di mana-mana. Saya tak mengkritik atau menghina Jokowi sebagai individu,” jelas Rocky.

BERITA LAINNYA :   Respon Roy Hendrayanto Usai Rusmadi Wongso Kembalikan KTA PDIP

Permintaan maaf itu direspon oleh sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.

Hasto  menyebut ucapan maaf yang disampaikan Rocky telah mencerminkan budaya ketimuran masyarakat Indonesia.

“Ya, budaya Timur kita kan sebagai insan yang bertakwa kepada Tuhan. saling memaafkan itu kan bagus, maaf memaafkan,” ujar Hasto saat ditemui wartawan di Sekolah DPP PDIP, Jakarta, Sabtu (5/8).

Hasto menilai permintaan maaf yang diucapkan Rocky adalah hal yang baik.

Kendati demikian, Hasto enggan merespons apakah PDIP akan mencabut laporan yang telah dilayangkan terhadap Rocky ke pihak kepolisian.

“Apalagi ini berkaitan dengan sosok presiden. Ya, itu merupakan hal yang baik,” pungkasnya. (*)

1.095 Tayangan