Serahkan Hewan Kurban ke Yayasan Masjid Darussalam, Wali Kota Andi Harun: Tak Mungkin Masuk Surga Allah Tanpa Berkurban

oleh -
Usai Salat Iduladha, Andi Harun Serahkan Hewan Kurban ke Yayasan Masjid Darussalam

PUBLIKKALTIM.COM, SAMARINDA – Usai mengikuti salat Iduladha, Andi Harun, Wali Kota Samarinda, menyerahkan hewan kurban kepada Yayasan Masjid Raya Darussalam Samarinda.

Andi Harun, secara simbolis menyerahkan hewan kurban berupa sapi, kepada Ketua Yayasan Masjid Raya Darussalam Samarinda, KH Farid Wadjdy.

Menurut Andi Harun, penyerahan hewan kurban ini sebagai bentuk penerapan prinsip berkurban seperti yang diajarkan oleh Nabi Ibrahim.

“Bagaimana menerapkan prinsip berkurban seperti yang diajarkan Nabi Ibrahim,” ungkap Andi Harun, usai menyerahkan hewan kurban, Minggu (10/7/2022).

Penyerahan hewan kurban ini juga sebagai bentuk ibadah yang dijalan oleh Pemkot Samarinda beserta jajaran.

Andi Harun, menyampaikan agar masyarakat Samarinda, bisa terus meningkatkan ibadah guna mendapat pahala dan masuk dalam surga Allah SWT.

“Hidup beribadah agar bisa masuk ke dalam surga Allah SWT,” paparnya.

“Tidak mungkin kita bisa masuk surga Allah tanpa berkurban dan mendekatkan diri kepada Allah SWT,” ungkap Andi Harun.

Sementara itu, KH Farid Wadjdy, Ketua Yayasan Masjid Raya Darussalam Samarinda, menyampaikan total ada 17 hewan kurban yang akan dipotong oleh panitia Masjid Raya Darussalam.

BERITA LAINNYA :  Tinjau Perekaman E-KTP, Wali Kota Andi Harun: Pemilih Pemula di Samarinda Capai 10.000 Orang Tiap Tahun

Hewan kurban yang diterima panitia masjid terdiri dari 14 sapi dan 3 kambing.

“Ucapan terima kasih kepada seluruh jamaah telah mempercayakan kepada kami menyalurkan daging kurban oleh yayasan Masjid Darussalam,” ungkap Farid.

“Termasuk hewan kurban sumbangan dari Pak Gubernur, Pak Wali Kota, dan pihak-pihak lainnya,” lanjutnya.

Pemotongan hewan kurban dilakukan pada Senin (11/7/2022) esok hari.

Panitia kurban Masjid Darussalam, mempertahankan tradisi berupa pemotongan sapi diserahkan pada rumah potong.

Selanjutnya, daging sapi yang dikemas olah rumah potong hewan diserahkan kepada lurah di sekitar masjid untuk membagikan kepada warga.

“Para lurah dan ketua RT yang membagikan ke rumah warga. Kita ingin mencegah terjadinya kerumunan di masjid,” tegas Farid. (*)