Soroti Desa di Kaltim yang Belum Teraliri Listrik, DPRD Kaltim Dorong Pemda Lakukan Kerja Sama

oleh -
oleh
Muhammad Samsun, Wakil Ketua DPRD Kaltim, Rabu (15/7/2020)/HO
Muhammad Samsun, Wakil Ketua DPRD Kaltim/HO

PUBLIKKALTIM.COM – DPRD Kaltim menilai tak wajar jika masih ada daerah di Kaltim yang belum teraliri listrik.

Menurut DPRD, seharusnya tingkat elektrifikasi di Kaltim sudah mencapai di atas 90 persen.

Pasalnya Kaltim terkenal sebagai provinsi yang kaya akan sumber daya energi.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Kaltim, Muhammad Samsun.

“Tidak wajar jika masih ada daerah yang belum teraliri listrik, karena Kaltim merupakan provinsi yang kaya akan sumber daya energi,” ucap Samsun, sapaan akrabnya.

Terkait hal itu, Samsun menyampaikan niatnya untuk melakukan kunjungan langsung ke daerah yang masih belum teraliri listrik, terutama di daerah pemilihannya di Kutai Kartanegara.

Tujuan Politisi PDIP ini yakni  untuk memeriksa secara langsung situasi tersebut dan memahami dengan lebih mendalam kendala-kendala yang dihadapi oleh desa-desa tersebut.

Ia menduga bahwa desa-desa di Kaltim yang teraliri listrik mungkin berlokasi terlalu jauh dari saluran listrik yang ada.

BERITA LAINNYA :  Pilkada Sempat Tertunda Gegara Corona, KPU Balikpapan: 15 Juni 2020 Bakal Diaktifkan Lagi Secara Serentak

“Kemungkinan besar desa-desa tersebut berada terlalu jauh dari saluran listrik yang sudah ada,” ujarnya.

Lebih lanjut, Politisi PDIP itu mendorong kerja sama antara pemerintah daerah (Pemda) dan pemerintah provinsi (Pemprov) untuk memastikan bahwa setiap desa mendapatkan akses listrik yang layak.

“Kerja sama adalah kunci untuk mengatasi masalah listrik ini,” ujar Muhammad Samsun.

Menurutnya, salah satu alternatif yang perlu dilakukan yaitu mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) lokal dan mempromosikan pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

“Yang perlu mempersiapkan SDM lokal dan mempromosikan PLTS Komunal sebagai alternatif sumber energi terbarukan,” pungkasnya. (advertorial)