Sri Mulyani Ungkap Alasan Putin Diundang ke G20 Bali

oleh -
oleh
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati/kompas.com

PUBLIKKALTIM.COM – Indonesia akan menjadi panggung pagelaran Forum G20 di Bali pada tahun ini.

Sebelumnya, sejumlah negara melakukan aksi walkout saat pertemuan G20 yang digelar di Washington DC.

Tindakan itu diambil sebagai bentuk protes atas serangan Rusia ke Ukraina yang dimulai pada 24 Februari lalu.

Perwakilan dari tiga negara itu meninggalkan sesi saat delegasi Rusia berbicara.

Terkait hal itu, di hadapan Gubernur Bank Sentral Eropa Christine Lagarde dan Gubernur Bank Sentral AS Jerome Powell, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati langsung menanggapi aksi tersebut.

Ketika Sri Mulyani ditanya apakah Presiden Rusia Vladimir Putin bakal hadir di acara G20 di Bali tahun ini.

Sri Mulyani menyebut bahwa semua negara di G20 sudah menerima undangan sejak jauh-jauh hari.

Undangan tersebut, bahkan sudah sampai kepada pimpinan negara masing-masing.

“Karena mengundang kepala negara tidak bisa seperti oh besok kita akan mengadakan G20 dan kemudian langsung mengirim undangan. Kami mengundang seperti dulu dan sekarang semua negara di G20 menerima undangan,” jelasnya.

BERITA LAINNYA :  Dituding Jadi Mata-Mata China, Rusia Tangkap Ilmuwan Siberia

Dari segi pengaturan pertemuan itu sendiri, sama seperti yang dilakukan sebelumnya.

Itu tidak mudah, tapi, kata Sri Mulyani, pada akhirnya mereka semua berada di ruangan yang sama

“Namun, jika tidak setuju dan ingin mengungkapkan secara politis seperti Christine, dia keluar,” tuturnya.

Ini ia sebut sebagai salah satu ekspresi lain politik.

Tetapi hal tersebut tentu tidak akan menghalangi untuk berbicara tentang substansi yang terpenting, tidak hanya perihal G20, tetapi juga seluruh dunia.

“Jadi itu harus dikelola dan dilakukan,” kata Sri Mulyani.  (*)