Tanggapi Kasus Aborsi di Samarinda, Komisi IV DPRD Berharap OPD Beri Edukasi Bahaya Pergaulan Bebas

oleh -
oleh
Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Suriani/IST

PUBLIKKALTIM.COM, SAMARINDA –  Anggota komisi IV DPRD Kota Samarinda, Suriani buka suara terkait aksi mengubur janin bayi di pot bunga yang dilakukan seorang wanita berinisial NA (25) di kamar indekosnya.

Diketahui peristiwa tersebut terjadi di Jalan Wolter Monginsidi, Gang 2, RT 22, Kecamatan Samarinda Ulu, Rabu, 22 September lalu.

Suriani menyayangkan kejadian tersebut.

Pasalnya, dirinya menilai ini sangat kejam lantaran pelaku dengan tega menggugurkan janin yang sudah mencapai 8 bulan.

“Ini miris sekali, apalagi ini dilakukan oleh seorang mahasiswi yang memiliki pemikiran luas,” kata Suriani, Rabu (6/10/2021).

Politisi PDIP ini berharap pemerintah melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dapat terlibat langsung dalam hal memberi edukasi tentang bahayanya pergaulan bebas.

BERITA LAINNYA :  Polder Air Hitam Disorot Dewan Samarinda, Dinilai Dapat Tingkatkan Perekonomian Pelaku UMKM

“OPD terkait ini harus gencar memberikan edukasi kepada anak muda bahayanya seks bebas, Supaya kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” ujarnya.

Ia juga mengimbau generasi muda agar bisa memilah dan memilih pergaulan.

Sebab jika salah akan merugikan diri sendiri.

“Sebelum melakukan hal-hal seperti itu, harus berpikir dululah. Akibatnya seperti apa. Karena rugi bukan orang lain melainkan yang rugi diri sendiri,” jelasnya. (Advertorial)