Anggota DPRD Paser Ingin Tetap Ikut Regulasi Terkait Pemilihan Badan Permusyawaratan Desa

oleh -
oleh
Yairus Pawe, Anggota Komisi II DPRD Paser

PUBLIKKALTIM.COM, TANA PASER – Di Paser, Pemilihan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) masih menjadi persoalan khusus

Hal ini disebut juga karena kurangnya sosialisasi sehingga masyarakat tidak banyak yang tahu.

Dihubungi via sambungan telepon pada Senin (17/2/2020) malam, makmur HAPK menjawab pertanyaan tim redaksi seputar kesiapannya untuk Musda Golkar itu.

Termasuk pula ketika disodorkan nama-nama yang kemungkinan akan bersaing dengannya untuk Golkar 01 di Musda mendatang, seperti Isran Noor dan Rudi Mas’ud.

“Saya baik sama beliau. Apalagi dengan pak Isran Noor,” ujarnya.

Ia juga sampaikan bahwa mengemban sebagai Ketua DPD Golkar Kaltim adalah tugas besar yang harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab.

“Itu tugas besar,” ujar Makmur.

Lebih lanjut, Makmur sempat menjelaskan perihal background dirinya di partai Golkar. Ia termasuk orang lama yang telah berada di partai berlambang beringin itu, tepatnya sejak 1985.

BERITA LAINNYA :  1200 KK dari 6 Desa di Kabupaten Paser Terendam Banjir

“Saya sejak 1985. Saya juga masuk kepengurusan AMPI,” ucapnya.

Ditanyakan kemungkinan siap maju, persentase apakah sudah 100 persen, Makmur sampaikan bahwa dirinya hanya menyiapkan diri.

“Kalau saya siap saja. Kalau dipercaya. Yang jelas saya kader Golkar. Teman-teman banyak juga yang minta saya. Saya harus siap, tak boleh tidak,” ucapnya. (*)