Angka Kemiskinan di Kota Tepian Menurun Namun Pengangguran Meningkat, Ini Kata DPRD Samarinda 

oleh -
oleh
Ilustrasi Pengangguran/pasardana.id

PUBLIKKALTIM.COM – DPRD Samarinda beri penjelasan soal data angka kemiskinan dan pengangguran di Kota Tepian.

Berdasarkan data, angka kemiskinan di Samarinda menurun namun pengangguran meningkat.

Hal itu disampaikan Sekretaris Komisi IV DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar.

Ia menyatakan seharusnya angka pengangguran yang meningkat tersebut akan berimbas pada kemiskinan.

Pasalnya, pengangguran tidak memiliki pendapatan setiap harinya yang menyebabkan orang miskin.

“Kita klasifikasikan dulu angka pengangguran ini usia dan tingkatannya. Makanya ini kan yang jadi patokan kita kok kemiskinan menurun tapi pengangguran meningkat. Kan yang banyak jadi pertanyaan ini usia berapa dulu produktif atau tidak,” ujarnya.

Dani menjelaskan, pengangguran biasa terjadi kepada seseorang yang belum menikah atau baru saja lulus sekolah yang belum bekerja.

BERITA LAINNYA :  Inggris Menang Dramatis Atas Slovakia, Jude Bellingham Dinobatkan Sebagai Pahlawan

Itu juga dapat dikatakan sebagai pengangguran.

“Nah itu tidak bakal sama kalau seandainya yang di sini mereka yang baru lulus kan tidak dapat kerjaan. Ini kan belum biasanya masih jadi tanggungan orang tua. Nah ketika yang kemiskinan tadi sudah pastinya sudah bekerja dan berkeluarga kan kebanyakan begitu,” jelasnya.

Menurutnya, angka kemiskinannya menurun namun pengangguran meningkat karena segmennya berbeda.

“Jadi memang kalau kita bilang tadi itu angka kemiskinannya menurun tapi penganggurannya meningkat karena segmennya berbeda,” pungkasnya. (advertorial)